Saat Jadi Calo, Pegawai Kecamatan Pleret Ternyata sedang Cuti Jelang Pensiun

Ilustrasi penangkapan - Harian Jogja/Gigih M Hanafi
21 Agustus 2019 20:07 WIB Ujang Hasanudin Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL--Saat menipu korbannya, Sri Handoyo, calo penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) yang juga merupakan Pegawai Kecamatan Pleret yang ditangkap polisi ternyata sedang cuti bebas tugas jelang pensiun. 

Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Bantul, Danu Suswaryanta mengatakan Sri Handoyo memang akan memasuki usia pensiun kurang dari setahun, namun Surat Keputusan (SK) pensiunnya belum diberikan. “Jadi dia bebas tugas dan datanya ada sudah dikeluarkan surat bebas tugas,” ucap Danu, Rabu (21/8/2019).

Seperti diketahui, Sri Handoyo diduga menipu seorang perawat dengan dalih bisa meloloskan korban sebagai ASN dengan syarat harus menyetorkan sejumlah uang. Perbuatan Sri Handoyo terungkap setelah ada laporan salah satu korban berinisial RK, 34, warga Wukirsari, Imogiri.

Kanitreskrim Polsek Imogiri, Iptu Suyanto, mengatakan RK sudah menyetorkan uang sebesar Rp150 juta dalam dua kali pembayaran kepada tersangka. Uang itu dicicil sebanyak dua kali, yakni melalui tunai dan transfer.

Kasus itu bermula pada Januari 2018 lalu saat RK dikenalkan oleh saudaranya kepada Sri Handoyo yang mengaku bisa membantunya menjadi ASN. Setelah bertemu Sri, korban langsung percaya dan memenuhi permintaan tersangka untuk membayar sebesar Rp150 juta sebagai srayat.

Tersangka berdalih uang yang disetorkan oleh korban tersebut untuk membeli nomor induk pegawai [NIP] dan menggantikan posisi ASN yang sudah pensiun di RSUD Panembahan Senopati,” ujar dia.