30 Generasi Muda Ikuti Forest Youthverse Summit Regional Pekanbaru
Sebanyak 30 generasi muda terbaik mengikuti Forest Youthverse Summit Regional Pekanbaru yang digelar pada Kamis-Jumat (16-17/7/2026).
Pengunjung melintas di objek wisata Taman Gumuk Pasir, Desa Parangtritis, Kecamatan Kretek, Bantul, Rabu (28/8/2019)./Harian Jogja-Ujang Hasanudin
Harianjogja.com, BANTUL--Restorasi atau proses pengembalian pada kondisi aslinya di kawasan gumuk pasir, Desa Parangtritis, Kecamatan Kretek, Bantul, mulai dilakukan. Pemda DIY menerjunkan puluhan aparat gabungan dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) ke lokasi gumuk pasir untuk menertibkan semua bangunan dan menghilangkan pohon yang ada di atas gumuk pasir, Rabu (28/8/2019).
Kepala Dusun Grogol X Desa Parangtritis, Wusono mengatakan kawasan inti gumuk pasir terdapat di Dusun Grogol IX dan Grogol IX. Selama ini kawasan tersebut menjadi aktivitas wisata yang dikelola oleh warga sekitar yang terdiri dari warga Grogol VII-Grogol X. Ia menyebut ada sekitar 700 orang warga yang menggantungkan hidupnya dari kawasan gumuk pasir.
Selama ini warga mengelola berbagai wisata, mulai dari wisata swafoto, taman bunga, wisata jip dan ATV, sandboarding, pertanian, hingga warung kuliner. Ia berharap warga tetap diberikan tempat sekitar gymuk pasir untuk mencari rezeki. “Apa manfaatnya kalau gumuk pasir bagus kalau senadainya tidak ada hasilnya bagi warga?” kata Wusono.
Dalam beberapa kali sosialisasi, dia sudah menyampaikan kepada Pemda DIY bahwa masyarakat sangat setuju dengan adanya pemulihan kawasan gumuk pasir. Menurut dia, Pemda DIY sudah memikirkan bahwa masyarakat sekitar tetap dberikan tempat untuk mengelola wisata.
Dalam proses pemulihan pun, kata Wusono, akan dilakukan secara bertahap dan dilakukan mulai dari sisi utara jalan bagian timur sehingga selama penertiban, sehingga pengelola wisata yang belum terkena giliran penertiban masih bisa melanjutkan aktivitasnya mengelola wisata.
Senada, Ketua Pengelola Wisata Grogol VIII, Suparto tidak mempersoalkan adanya penataan untuk merestorasi kawasan gumuk pasir, namun ia meminta warga sekitar nantinya tetap bisa mengelola wisata sekitar gumuk pasir. “Gumuk pasir itu mulai ramai awalnya karena kreatifitas warga menyediakan berbagai fasilitas dan membersihkan gumuk pasir. Parangtritis juga dulu karena warga, setelah ramai pemerintah masuk. Jadi warga jangan dilupakan,” ucap Suparto.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 30 generasi muda terbaik mengikuti Forest Youthverse Summit Regional Pekanbaru yang digelar pada Kamis-Jumat (16-17/7/2026).
Jadwal KRL Solo-Jogja Selasa 6 Oktober 2026 dari Palur ke Jogja/Tugu tersedia 12 perjalanan. Simak jadwal lengkapnya.
Jadwal KRL Jogja-Solo Selasa 6 Oktober 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal tiap stasiun dan tarif KRL sebesar Rp8.000.
Bimbel gratis di Prawirodirjan digelar lima kali sepekan untuk meningkatkan kemampuan belajar anak dan memperluas akses pendidikan.
Prabowo rayakan kemenangan Indonesia atas Thailand di FIFA ASEAN Cup 2026 setelah menang 4-2 lewat adu penalti di SUGBK.
Indonesia juara FIFA ASEAN Cup 2026 setelah mengalahkan Thailand lewat adu penalti usai bermain 2-2 selama 120 menit.