BYD M6 Tes Jalan di Bantul, MPV Listrik Tembus 530 Km
BYD gelar test drive MPV listrik BYD M6 di Bantul. Mobil listrik keluarga ini diklaim mampu menempuh 350 km sekali cas.
Pengunjung melintas di objek wisata Taman Gumuk Pasir, Desa Parangtritis, Kecamatan Kretek, Bantul, Rabu (28/8/2019)./Harian Jogja-Ujang Hasanudin
Harianjogja.com, BANTUL--Restorasi atau proses pengembalian pada kondisi aslinya di kawasan gumuk pasir, Desa Parangtritis, Kecamatan Kretek, Bantul, mulai dilakukan. Pemda DIY menerjunkan puluhan aparat gabungan dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) ke lokasi gumuk pasir untuk menertibkan semua bangunan dan menghilangkan pohon yang ada di atas gumuk pasir, Rabu (28/8/2019).
Kepala Dusun Grogol X Desa Parangtritis, Wusono mengatakan kawasan inti gumuk pasir terdapat di Dusun Grogol IX dan Grogol IX. Selama ini kawasan tersebut menjadi aktivitas wisata yang dikelola oleh warga sekitar yang terdiri dari warga Grogol VII-Grogol X. Ia menyebut ada sekitar 700 orang warga yang menggantungkan hidupnya dari kawasan gumuk pasir.
Selama ini warga mengelola berbagai wisata, mulai dari wisata swafoto, taman bunga, wisata jip dan ATV, sandboarding, pertanian, hingga warung kuliner. Ia berharap warga tetap diberikan tempat sekitar gymuk pasir untuk mencari rezeki. “Apa manfaatnya kalau gumuk pasir bagus kalau senadainya tidak ada hasilnya bagi warga?” kata Wusono.
Dalam beberapa kali sosialisasi, dia sudah menyampaikan kepada Pemda DIY bahwa masyarakat sangat setuju dengan adanya pemulihan kawasan gumuk pasir. Menurut dia, Pemda DIY sudah memikirkan bahwa masyarakat sekitar tetap dberikan tempat untuk mengelola wisata.
Dalam proses pemulihan pun, kata Wusono, akan dilakukan secara bertahap dan dilakukan mulai dari sisi utara jalan bagian timur sehingga selama penertiban, sehingga pengelola wisata yang belum terkena giliran penertiban masih bisa melanjutkan aktivitasnya mengelola wisata.
Senada, Ketua Pengelola Wisata Grogol VIII, Suparto tidak mempersoalkan adanya penataan untuk merestorasi kawasan gumuk pasir, namun ia meminta warga sekitar nantinya tetap bisa mengelola wisata sekitar gumuk pasir. “Gumuk pasir itu mulai ramai awalnya karena kreatifitas warga menyediakan berbagai fasilitas dan membersihkan gumuk pasir. Parangtritis juga dulu karena warga, setelah ramai pemerintah masuk. Jadi warga jangan dilupakan,” ucap Suparto.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BYD gelar test drive MPV listrik BYD M6 di Bantul. Mobil listrik keluarga ini diklaim mampu menempuh 350 km sekali cas.
DPRD DIY menilai cetak ulang buku pelajaran hanya karena huruf terlalu kecil tidak urgen. Anggaran pendidikan diminta lebih tepat sasaran.
Chip AI Nvidia Jetson Orin ditemukan pada sisa rudal Rusia S-71M. GUR menduga komponen itu terkait kemampuan otonom rudal.
Polri mengirim 21 personel SAR, 10 anjing K-9, logistik 2,5 ton, dan Wi-Fi portable untuk membantu pencarian korban gempa NTT.
Hacker Iran diduga menyerang puluhan fasilitas air AS. Serangan mengganggu operasional dan mengekspos kerentanan sistem air.
DPRD DIY mendesak sanksi tegas hingga pencabutan izin SPPG yang terbukti menyebabkan keracunan MBG. Sebanyak 415 dari 424 SPPG telah ber-SLHS.