Puluhan Mahasiswa UNJ Kunjungi Harian Jogja
Sebanyak 63 mahasiswa Universitas Negeri Jakarta (UNJ) bersama tiga dosen pendamping mengunjungi kantor Harian Jogja di Jalan AM Sangaji, Jogja, Kamis (21/5)
Ilustrasi perumahan/JIBI-Bisnis Indonesia-Paulus Tandi Bone
Harianjogja.com, BANTUL-Pemerintah Desa (Pemdes) Mangunan mendata kembali rumah tidak layak huni untuk diusulkan masuk dalam program bantuan stimulan perumahan swadaya (BSPS) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Pasalnya dalam penyaluran BSPS tahun lalu masih banyak yang belum mendapatkan, salah satunya Mujiyo, 47, warga RT35 Pedukuhan Kediwung, Mangunan, Dlingo, Bantul.
"Kami usulkan supaya dapat BSPS 2020 dan akan diperioritaskan," kata Kepala Desa Mangunan, Jiyono Ihsan, saat mengunjungi rumah Mujiyo bersama Tim Satuan Kerja (Satker) dan Pejabat Pembuat Komitmrn Kementerian PUPR, Sabtu (31/8/2019).
Mujiyo sempat menjadi sorotan karena tidak mendapat bantuan BSPS. Sementara tetangga Mujiyo yang berjarak kurang dari 50 meter dari rumah Mujiyo dan tergolong keluarga mampu justru mendapat bantuan BSPS. Mujiyo merupakan salah satu warga miskin yang masuk dalam basis data terpadu (BDT) kemiskinan. Kondisi rumah Mujiyo juga memprihatinkan, lantai rumah masih tanah dan di dalamnya tidak ada kamar maupun perabotan seperti lemari.
Sekat pemisah ruang tengah dan dapur hanya anyaman bambu. Rumah berukuran sekitar 9x6 meter tersebut ditempati empat orang, Mujiyo, Siti Maryatun, istri Mujiyo, dan empat anaknya. Keseharian Mujiyo sebagai pembuat arang dengan penghasilan yang tidak menentu.
Untuk biaya makan dan sekolah anaknya, Mujiyo mengandalkan uang bantuan program keluarga harapan (PKH) yang cair tiap tiga bulan sekali. Jiyono mengatakan bantuan program perumahan swadaya 2018 merupakan program dana aspirasi anggota DPR yang diusulkan oleh kelompok masyarakat.
Saat itu Jiyono belum menjabat sebagai kepala desa. Namun berdasarkan keterangan RT dan Pokmas, ada sekitar 450 rumah yang diajukan untuk mendapat bantuan rehab rumah. Namun yang disetujui hanya 227 rumah dengan jumlah bantuan tiap rumah Rp17, 5 juta dalam bentuk material bangunan.
Menurut Jiyono, Mujiyo tidak masuk usulan karena dianggap sudah mendapatkan bantuan serupa pada 2012 lalu. Waktu itu Mujiyo mendapat bantuan Rp6 juta dalam bentuk material bangunan yang kemudian digunakan untuk membangun dinding rumah dan atap. Jumlah uang itu tidak cukup sampai membuat lantai dan sekat rumah.
"Karena takut menyalahi aturan yang sudah mendapat bantuan dapat lagi. Proses memasukkan data juga pasti mental," kata Jiyono. Namun dengan melihat kondisi keluarga Mujiyo pihaknya berharap Kementerian PUPR mempertimbangkan untuk masuk daftar penerima bantuan BSPS pada 2020 mendatang.
Bahkan jika Kementerian PUPR tidak bisa, menurut Jiyojo, pihaknya siap menganggarkan melalui APBDes. Desa menganggarkan enam rumah untuk mendapat bantuan rehab, dan rumah Mujiyo salah satunya yang diperioritaskan. Namun sebelum direalisasikan ia masih perlu berkonsultasi dengan Pemerintah Kabuaten Bantul terkait aspek hukum.
Tim kunjungan rumah tidak layak huni dari Kementerian PUPR enggan memberi keterangan terkait masih banyak warga miskin tercecer tidak masuk dalam BSPS 2019. Tenaga ahli anggota DPR HM. Idham Samawi, Noor Janis Langgabarana yang turut menyertai tim Kementerian PUPR mengatakan bantuan BSPS yang turun di Mangunan merupakan dana aspirasi Idham Samawi yang bersumber dari Kementerian PUPR.
Ia ikut mengecek lokasi karena adanya warga miskin yang tercecer, salah satunya Mujiyo. Hasil pengecekan, menurut dia, Mujiyo semestinya memenuhi syarat.
"Kami akan mengusulkan kembali 2020 mendatang karena tahun ini anggaran sudah berjalan. Kami berharap pemerintah desa ikut memfasilitasi pengajuan Mujiyo untuk mendapat bantuan BSPS," kata Janis.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 63 mahasiswa Universitas Negeri Jakarta (UNJ) bersama tiga dosen pendamping mengunjungi kantor Harian Jogja di Jalan AM Sangaji, Jogja, Kamis (21/5)
Tambahan dana transfer ke daerah telah dihitung pemerintah dan kini menunggu arahan Presiden Prabowo Subianto sebelum diumumkan.
Data pariwisata DIY dinilai belum utuh. Sensus Ekonomi 2026 diharapkan memperbaiki kualitas data untuk menyusun kebijakan yang lebih tepat sasaran.
Kodim 0706/Temanggung menyalurkan 5.000 liter air bersih bagi warga terdampak kekeringan di Temanggung saat debit sumber air mulai menurun.
Indonesia All Stars siap menghadapi Aston Villa di SUGBK pada 1 Agustus 2026. Brandon Scheunemann masuk skuad bersama Ezra Walian, Zé Valente, dan Hokky Caraka.
RUU Perampasan Aset disebut ditolak DPR ramai di media sosial. Pengamat menegaskan pembahasan masih berjalan dan mengingatkan publik agar tidak terjebak hoaks.