Bukan Mahasiswa UNY, Ini Penjelasan RSUP Dr Sardjito tentang Warga Jepang yang Dirawat di Ruang Isolasi
Seorang WNA asal Jepang dirawat di RSUP Dr Sardjito, dia datang ke RSUP Dr Sardjito pada Selasa (3/3/2020) sekitar pukul 15.00 WIB.
Ilustrasi program KB/JIBI
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Pemkab Gunungkidul mendorong masyarakat yang berusia subur untuk mengikuti program Keluarga Berencana (KB). Program ini menyasar tiga kategori pasangan usia subur (PUS).
Berdasar data Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DP3AKBPMD) Gunungkidul, hingga Juli 2019 terdapat 104.045 PUS khususnya wanita berpasangan yang telah mengikuti KB, dari jumlah PUS 117.026. Masih ada 12.981 PUS yang belum mengikuti program KB.
Kepala Bidang Pengendalian Penduduk DP3AKBPMD Gunungkidul, Dwi Iswantini, mengatakan banyak PUS yang belum mengikuti KB karena sejumlah hal di antaranya karena hamil, ingin anak dan ingin anak tunda. "Kami terkendala untuk menyadarkan PUS yang tidak ber-KB dengan alasan sudah mendekati masa menopause," ujarnya, Selasa (3/9).
Menurutnya jika dikaji dari sisi kesehatan, usia kesuburan wanita belum berhenti jika belum menopause. Oleh karena itu, ia merekomendasikan untuk pasangan yang sudah tidak ingin memiliki anak bisa mengikuti KB meskipun sudah berusia di atas 40 tahun. "Mereka susah untuk diajak ber-KB karena menganggap dirinya sudah tidak subur. Padahal di usia seperti itu kehamilan bisa terjadi dan sangat berisiko," katanya.
Di sisi lain, untuk PUS dengan kategori ingin anak tunda direkomendasikan pula melakukan KB untuk mengatur jarak kelahiran. Apabila tidak di atur dengan jarak, banyak risiko kehamilan yang dihadapi.
Dijelaskan Dwi Iswantini, beberapa program KB yang diminati yakni intrauterine device (IUD) dengan jumlah 17.992 wanita dan KB implan yang diikuti sebanyak 11.921 perempuan. "KB IUD atau spiral dan implan cukup tinggi peminatnya karena sederhana dan tidak memengaruhi hormonal," kata dia.
Salah seorang wanita pasangan usia subur di Kecamatan Playen yang mengikuti program KB, Siti Rosmiyati, mengaku memilih KB IUD sesuai saran bidan. Setelah melahirkan dia kemudian ikut program KB. "Saya direkemondasikan langsung pasang IUD," katanya, Selasa.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Seorang WNA asal Jepang dirawat di RSUP Dr Sardjito, dia datang ke RSUP Dr Sardjito pada Selasa (3/3/2020) sekitar pukul 15.00 WIB.
Apple dikabarkan akan mengubah Siri menjadi AI percakapan setara ChatGPT dan Gemini melalui pembaruan iOS 27 pada akhir 2026.
Libur panjang Mei 2026 membawa 35 ribu wisatawan ke Bantul dengan PAD wisata mencapai Rp506 juta, didominasi Pantai Parangtritis.
Tiket konser The Weeknd di Jakarta pada September 2026 resmi sold out dalam kurang dari tiga jam usai diserbu puluhan ribu penggemar.
Seorang balita peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) datang dalam kondisi darurat pada tengah malam dan langsung mendapatkan penanganan cepat
KPAI menerima 426 kasus anak sepanjang Januari-April 2026 dengan dominasi kekerasan fisik, psikis, dan kejahatan seksual.