Marbot di Sleman Dapat Santunan BPJamsostek Rp42 Juta di Milad DMI
Milad ke-54 DMI Sleman diwarnai penyerahan santunan Rp42 juta kepada marbot. Program perlindungan ini hasil kolaborasi BPJamsostek, Baznas, BSI, dan Pemkab Slem
Memperingati Hari Pelanggan Nasional (Hapelnas) Karyawan Alfamidi Jogja mengganti tas kresek pengunjung Malioboro dengan tas belanjaan berbahan kain yang ramah lingkungan, Rabu (4/9/2019)./ Harian Jogja-Ist
Harianjogja.com, JOGJA - Dalam rangka meramaikan Hari Pelanggan Nasional (Hapelnas), Direksi dan Managemen PT Midi Utama Indonesia Tbk, terjun melayani pelanggan secara langsung. Alfamidi juga mengajak masyarakat untuk tidak menggunakan tas plastik kresek.
Branch Manager Alfamidi Cabang Jogja Widodo mengungkapkan tahun ini peringatan Hapelnas dipusatkan di Toko Alfamidi Super Tegalrejo, Jogja. Secara bergantian jajaran manajemen melayani pelanggan di counter fresh food.
"Kami harus belajar memotong buah yang layak untuk dijual, ini tantangan tersendiri karena selama ini kan kami hanya membeli dan mengonsumsinya," jelasnya melalui rilis yang diterima Harian Jogja, Kamis (5/9/2019).
Selain menerima tantangan memotong buah, jajaran manajemen juga ditantang untuk menawarkan program-program marketing yang sedang berjalan. "Ternyata banyak sekali programnya dan itu harus ditawarkan," ujarnya sambil tertawa.
Dijelaskan Widodo, selain menjadi program nasional, pada Hapelnas tahun ini ada inisiatif program yang dilakukan di Jogja. Mereka menggelar program \'Rampok\' Plastik di sepanjang Malioboro.
"Ada ratusan kantong plastik kresek yang kami \'rampok\' dari pengunjung Malioboro. Tas kresek tersebut kemudian kami ganti dengan tas belanjaan berbahan kain ramah lingkungan," katanya.
Program \'Rampok\' Plastik Kresek tersebut, lanjut Widodo, sejalan dengan program pemerintah untuk terus mengurangi penggunaan plastik kresek. "Ada sekitar 50 orang karyawan yang akan berkeliling bersama badut dan Punokawan. Nanti plastik kresek yang kami dapat akan dimusnahkan. Ini untuk mengubah pola hidup masyarakat agar tidak menggunakan tas belanjaan dari kresek," katanya.
Corporate Communication Manager Alfamidi Arif L. Nursandi mengatakan kegiatan Hapelnas 2019 ini dijalankan di sembilan kantor cabang Alfamidi di seluruh Indonesia. Tidak hanya menjadi kasir, direksi dan jajaran managemen lainnya juga melayani pelanggan di bagian fresh food.
"Kami tetap sepenuh hati untuk melayani pelanggan. Ini bagian dari apresiasi kami kepada pelanggan," katanya.
Bagi pelanggan yang beruntung dengan belanja produk sponsor terbanyak, kata Arif, akan mendapatkan bingkisan dari Alfamidi. "Hapelnas adalah momen pas untuk memberikan apresiasi kepada pelanggan, semoga kegiatan ini dapat memotivasi tim kami yang bertugas di toko," pungkas Arif.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Milad ke-54 DMI Sleman diwarnai penyerahan santunan Rp42 juta kepada marbot. Program perlindungan ini hasil kolaborasi BPJamsostek, Baznas, BSI, dan Pemkab Slem
Kemenhub memproses 35 izin khusus pesawat registrasi asing untuk mendukung pemadaman karhutla dengan tetap mengutamakan keselamatan penerbangan.
Gempa M4,0 kembali mengguncang NTT pada 23 Agustus 2026. BNPB mencatat 53.971 rumah rusak akibat rangkaian gempa sejak 15 Agustus.
BMKG mendeteksi 696 hotspot di Kalsel pada 23 Agustus 2026. Sebanyak 29 titik masuk kategori tinggi dan risiko karhutla didominasi indikator tinggi.
Bantul memiliki indeks risiko bencana 96,02 dengan kelas sedang. Risiko gempa bumi tercatat tinggi berdasarkan IRBI 2025.
Studi 1.350 pengemudi di Inggris mengungkap fitur mobil yang jarang digunakan. Bluetooth justru menjadi teknologi yang paling sering dipakai.