Formatur Alat Kelengkapan DPRD Gunungkidul Terbentuk

DPRD Gunungkidul - Istimewa
08 September 2019 15:12 WIB David Kurniawan Gunungkidul Share :

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL–Kepastian pembentukan alat kelengkapan (alkap) di DPRD Gunungkidul mulai terlihat. Meski pimpinan definitif belum dilantik, di internal Dewan sudah membuat formatur pimpinan dan anggota di setiap komisi.

Sama seperti dengan jabatan di kursi pimpinan, empat partai peraih kursi terbanyak diberikan jatah untuk ketua komisi, yakni PDI Perjuangan, Nasdem, PAN dan Golkar. Rencananya jatah Ketua Komisi A diberikan ke Golkar, Komisi B untuk Nasdem, Komisi C menjadi hak PDI Perjuangan dan Komisi D diberikan ke PAN.

Adapun kandidat Ketua Komisi A jatuh ke Ery Agustin S, Komisi B diberikan ke Wulan Tustiana, Komisi C ke Demas Kursiswanto dan Komisi D diketuai Supriyadi. Selain posisi ketua, di dalam pra- alkap juga mengisi posisi wakil ketua dan sekretaris di setiap komisi. Selain itu, kelengkapan juga membahas tentang posisi Ketua Badan Kehormatan dan Badan Pembentukan Peraturan Daerah.

Ketua Fraksi PDI Perjuangan, Demas Kursiswanto, membenarkan adanya pembahasan untuk formasi dalam alkap. Sesuai dengan kajian di internal, dia berpendapat apabila fraksinya mendapatkan jatah empat pimpinan di alkap. “Ini masih wacana dan pastinya menunggu pengesahan,” katanya, Sabtu (7/9/2019).

Disinggung mengenai penunjukan dirinya untuk duduk sebagai Ketua Komisi C, Demas mengaku siap menjalakan karena sebagai kader partai harus siap menjalankan tugas di mana saja. “Kalau ditunjuk maka saya siap,” ungkapnya.

Sekretaris DPD Golkar Gunungkidul yang juga calon wakil ketua, Heri Nugroho, mengatakan fraksinya mendapatkan jatah untuk Ketua Komisi A dan Sekretaris Komisi B. Rencananya posisi ketua komisi diberikan kepada Ery Agustin dan Sekretaris Komisi B kepada Sarjana. “Itu yang kami usulkan,” katanya.

Ketua Sementara DPRD Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih, mengaku sudah berkoordinasi dengan wakil dari fraksi untuk membahas pembentukan alkap. Adapun pembentukan mengacu pada sistem proposional terbuka. “Pra-alkap sudah terbentuk dan pengesahan menunggu pelantikan pimpinan definitif,” katanya.

Menurut Endah, untuk pimpinan definitif sudah mendapatkan kejelasan. Empat fraksi yang mendapat jatah kursi pimpinan sudah memegang rekomendasi dari DPP terkait dengan calon yang dipilih. “Untuk PDI Perjuangan, saya sendiri [Endah Subekti Kuntariningsih], Nasdem Suharno, PAN diberikan ke Wiwik Widiastuti dan Golkar menunjuk Heri Nugroho,” katanya.

Dia menjelaskan untuk penetapan pimpinan definitif segera diproses karena masih harus menunggu surat keputusan dari Gubernur DIY. “Secepatnya diproses dan nanti kalau pimpinan definitif terbentuk dilanjutkan dengan pengesahan alkap,” katanya.