PKK Desa Sumberejo yang Jadi Wakil Sleman dalam Lomba PKK di Tingkat DIY

ILustrasi Kegiatan PKK - JIBI
10 September 2019 15:17 WIB Hafit Yudi Suprobo Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN—Desa Sumberejo, Kecamatan Tempel mewakili Kabupaten Sleman dalam Lomba Halaman, Asri, Teratur, Indah dan Nyaman (Hatinya) Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Tingkat DIY.

Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Desa Sumberejo, Ika Puji Astuti menjelaskan ada enam dusun yang menjadi sampel dalam lomba tersebut. Keenam dusun tersebut yaitu Sangularan, Gadingan, Gaten, Tegal, Ngemplak dan Gendol Kulon.

Ika menjelaskan ada lima program unggulan di Desa Sumberejo. Pertama, penerapan menu Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman (B2SA) lewat pemberian makanan tambahan (PMT) balita sebagai wujud antisipasi gizi buruk dan stunting. Kedua, Hatinya PKK menitikberatkan pada pemanfatan lahn pekarangan. Ketiga, setiap ayam warga wajib dikandangkan dan keempat yaitu teknologi aeroponik. “Sedangkan kelima, adalah pengenalan penanaman sejak dini,” kata Ika, Senin (9/9/2019).

Pimpinan rombongan Tim penilai lomba Hatinya PKK, Asiantini berharap Sleman bisa mewakili DIY dalam lomba Hatinya PKK tingkat nasional. Melalui program tersebut dirinya juga berharap agar menanam pada pekarangan bisa menjadi budaya di masyarakat.“Kalo sudah membudaya, tentunya kebutuhan sehari-hari seperti sayur-mayur dan buah-buahan tidak usah beli,” ucap dia.

Bupati Sleman, Sri Purnomo mengatakan dengan adanya program Hatinya PKK, masyarakat tidak lagi harus membeli sayaruan karena sudah tersedia di pekarangan. “Dengan menjalankan program ini masyarakat tidak perlu lagi mengeluarkan banyak uang karena kebutuhan gizi bisa tercukupi melalui pemanfaatan pekarangan. Ini sudah barang tentu menghemat pengeluaran rumah tangga yang berdampak pada meningkatnya kesejahteraan keluarga,” ujar dia.

Bupati juga berharap kegiatan tersebut dapat terus berjalan pada masyarakat Sangularan dan tidak hanya karena lomba saja. Terlebih program Hatinya PKK dapat memberikan manfaat secara langsung pada masyarakat.