TK Negeri Gedangsari Belum Dilelang, Ini Kendala Terbarunya
TK Negeri Gedangsari senilai Rp1,1 miliar belum dilelang. Dokumen masih direview dan harga material perlu disesuaikan.
Sejumlah pekerja menurunkan genting di bangunan di TK Negeri Semin yang runtuh, Selasa (10/9/2019).Harian Jogja/David Kurniawan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Pembangunan ruang kelas baru di TK Negeri Semin di Desa Pundungsari, Kecamatan Semin, tidak berjalan dengan lancar. Pasalnya, pada Selasa (10/9/2019) sekitar pukul 11.30 WIB, atap bangunan yang terbuat dari baja ringan runtuh. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, tetapi kerugian diperkirakan mencapai belasan juta rupiah.
Salah seorang guru di TK Negeri Semin, Ernawati, membenarkan adanya peristiwa runtuhnya atap di gedung TK yang masih dibangun. Menurut dia, peristiwa ini terjadi saat pekerja memasang genting.
Awalnya proses pemasangan genting berjalan lancar. Sejumlah pekerja mengusung dan memasang genting. Kebetulan saat kejadian ada tiga pekerja yang berada di bagian atap untuk memasang genting. “Genting hampir terpasang semua. Namun tiba-tiba terdengar suara gemuruh yang berasal dari atas dan tahu-tahu rangka atap sudah melengkung,” katanya.
Menurut Erna, sesaat setelah kejadian sejumlah pekerja yang berada di atas langsung turun. “Tidak ada yang luka, tapi pekerja yang berada di atas terlihat gemetar ketakutan setelah berada di bawah,” ujarnya.
Dia menuturnya peristiwa runtuhnya atap gedung sangat disayangkan. Meski demikian, Erna menilai ada sisi baiknya karena peristiwa terjadi saat bangunan masih dalam tahap pembangunan. “Kebetulan saat kejadian anak-anak sudah pulang. Untungnya lagi, bangunan masih dalam proses pengerjaan. Coba kalau saat sudah digunakan, pasti menatkutkan,” katanya.
Hal senada diungkapkan oleh Kadari, guru lain di TK Negeri Semin. Menurut dia, atap yang runtuh terjadi pada gedung yang masih dalam proses pembangunan. Rencananya gedung ini digunakan untuk ruang kelas baru karena hingga sekarang TK Negeri Semin masih kekurangan kelas. “Meski ada kerusakan, tapi beruntung karena kejadian saat masih dalam proses pembangunan,” katanya.
Kadari menuturkan, peristiwa rubuhnya atap di bangunan baru sudah dilaporkan ke Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Gunungkidul. Rekanan yang mengerjakan pembangunan juga bertanggung jawab terhadap kerusakan tersebut. “Setelah kejadian genting yang terpasang diturunkan lagi,” katanya.
Dia berharap saat perbaikan rekanan benar-benar memperhatikan kualitas bangunan sehingga aman untuk digunakan. “Kualitasnya harus dijaga sehingga bangunan kokoh dan aman untuk kegiatan belajar mengajar. Kalau seperti ini jelas ada kerugian yang jumlahnya bisa mencapai belasan juta rupiah,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
TK Negeri Gedangsari senilai Rp1,1 miliar belum dilelang. Dokumen masih direview dan harga material perlu disesuaikan.
Jadwal KRL Palur-Jogja Kamis 3 September 2026 mulai 05.00 hingga 20.42 WIB. Cek waktu kedatangan di setiap stasiun.
34 santri korban dugaan keracunan di Ponpes Manba'ul Hikam masih dirawat di RSI Siti Hajar dan dijadwalkan pulang Kamis pagi.
Jadwal KRL Jogja-Solo 3 September 2026 tersedia dari Yogyakarta hingga Palur. Cek waktu keberangkatan di setiap stasiun.
Hasil TKA tahun ini bisa diakses mandiri peserta melalui laman resmi TKA. Kemendikdasmen mengubah mekanisme pengumuman hasil tes.
Asia Tri Jogja 2026 memasuki edisi ke-21 di Sleman dengan tema Embodied Body dan menghadirkan seniman dari empat negara.