SIM Kulonprogo Agustus 2026: Jadwal, Lokasi, dan Syarat
Jadwal SIM Kulonprogo Agustus 2026 tersedia di Satpas, MPP, hingga layanan malam. Simak lokasi, jam layanan, dan syaratnya.
Juri dan peserta lomba desain batik Panti Rapih berfoto bersama. /Ist-Humas RS Panti Rapi.
Harianjogja.com, JOGJA--Menyambut usia ke 90 tahun, RS Panti Rapih Yogyakarta terus berupaya memberikan pelayanan yang terbaik kepada para pasien maupun keluarga. RS Panti Rapih memberikan ruang dan apresiasi bagi para pelayan kesehatan (karyawan) RS Panti Rapih maupun keluarga, dan masyarakat.
Salah satu rangkaian kegiatan yang diadakan dalam menyambut HUT 90 RS Panti Rapih adalah Lomba Desain Batik Panti Rapih. Humas RS Panti Rapih Maria Vita Puji menjelaskan lomba itu sebagai wujud kontribusi RS Panti Rapih dalam menjaga warisan budaya Indonesia, mengangkat nilai kearifan lokal, serta menjadi ciri khas yang bisa ditampilkan dari RS Panti Rapih.
“Dengan dilaksanakannya kegiatan Lomba Desain Batik Panti Rapih ini kami berharap supaya masyarakat serta keluarga besar RS Panti Rapih dapat menyambut baik usaha mengenalkan budaya untuk menggunakan dan mencintai batik dalam keseharian,” terang dia dalam rilis yang diterima Harianjogja.com, Rabu (11/9/2019).
Lomba Desain Batik Panti Rapih tersebut telah berlangsung sejak 15 Juli – 7 Agustus 2019, untuk penerimaan desain karya. Terhitung 121 karya desain diterima oleh panitia. Peserta yang mengirimkan karya desain batik banyak berasal dari masyarakat dari dalam dan luar DIY. Pemilihan 10 nominasi terbaik telah dilakukan pada Kamis, 8 Agustus 2019 lalu.
“Adapun, penentuan 10 nominasi, lanjutnya, berdasarkan penilaian meliputi, karya desain orisinil, tidak menjiplak, tidak melanggar hak cipta pihak ketiga, karya desain memuat kearifan lokal dan filosofi RS Panti Rapih, karya desain sesuai dengan tema, desain, komposisi dan warna,” ujarnya.
Adapun 10 nominasi terbaik tersebut adalah Herru Pontjo Nugroho (Yogyakarta), I Made Murjaya (Yogyakarta), Sirojul Munir (Yogyakarta), Fickry Septa Wijaya (Padang), Afrista Perwitasari (Bogor), Meylinda Cahyaningrum (Kediri), Marius Santo (Yogyakarta), V. Rindyat (Yogyakarta), Y. Sigit Suradah (Yogyakarta), dan Indra Syahri (Yogyakarta).
Ia menambahkan pelaksanaan presentasi karya desain dalam bentuk kain batik dan pengumuman karya pemenang telah dilakukan pada Minggu (8/9/2019 di Gedung Borromeus Lantai 6 Rumah Sakit Panti Rapih Yogyakarta. “Keputusan Dewan Juri bersifat mutlak dan tidak dapat diganggu gugat. Seluruh karya desain Lomba Batik Panti Rapih menjadi milik Rumah Sakit Panti Rapih dan dapat dimanfaatkan untuk kepentingan Rumah Sakit,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jadwal SIM Kulonprogo Agustus 2026 tersedia di Satpas, MPP, hingga layanan malam. Simak lokasi, jam layanan, dan syaratnya.
Rayakan 81 Tahun Kemerdekaan RI, XLSMART hadirkan perjalanan Semarang–Solo–Yogyakarta untuk membuktikan pengalaman konektivitas 5G sekaligus memperkuat semangat
Polresta Sleman mengamankan terduga pelaku pembuangan bayi di kawasan Pasar Sleman. Polisi masih merahasiakan detail perkara.
RSUD Kota Jogja menghadirkan layanan Home Care ke rumah pasien, termasuk perawatan luka, kateter, NGT, injeksi, hingga kunjungan dokter.
Gunung Anak Krakatau erupsi enam kali pada Senin pagi hingga siang. Kolom abu mencapai 250 meter dan statusnya masih Level III Siaga.
BMKG Yogyakarta mengimbau nelayan dan wisatawan mewaspadai gelombang tinggi hingga empat meter pada 24-27 Agustus 2026.