Sarjana Harus Terus Pelihara Rasa Ingin Tahu

Rektor USD Johanes Eka Priyatma saat memberikan sambutan dalam Wisuda Sarjana dan Magister Periode I TA 2019/2020: Menghidupi Visi Almamater dengan Terus Menggali Kebenaran di Tengah Masyarakat, di Auditorium Driyarkara, Kampus USD, Jumat (13/9/2019). - Harian Jogja/Uli Febriarni
13 September 2019 21:07 WIB Uli Febriarni Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN-Rektor Universitas Sanata Dharma (USD) Johanes Eka Priyatma meminta para lulusan untuk tetap menjaga semangat rasa keingintahuan yang tinggi dan penggali kebenaran. Hal tersebut, ia sampaikan saat memberikan sambutan dalam Wisuda Sarjana dan Magister Periode I TA 2019/2020: Menghidupi Visi Almamater dengan Terus Menggali Kebenaran di Tengah Masyarakat, Jumat (13/9/2019).

Dikatakan Rektor, menjadi sarjana bukan semata-mata menjadi sebuah gelar yang disematkan. Demikian juga dengan menjadi seorang sarjana yang menggali kebenaran, bukan terletak pada seberapa banyak informasi dan pengetahuan yang dimiliki. Lebih-lebih di masa sekarang ini, informasi sebanyak apapun bisa didapat dari Google.

"Ada banyak kriteria sebagai seorang sarjana, tetapi yang paling tepat, sudah kami rumuskan dalam visi USD yaitu Menjadi Penggali Kebenaran. Meskipun sudah menyandang gelar sarjana, sarjana utama atau doktor sekalipun, tidak otomatis berdaya menghidupi semangat sebagai penggali kebenaran," kata Rektor, di Auditorium Driyarkara, Kampus USD.

Menurut dia, menjadi sarjana sesungguhnya lebih terletak pada seberapa keinginan untuk sungguh mengetahui sesuatu. Artinya, mempunyai kapasitas dan kesiapan untuk mengubah pengetahuan dan keyakinan terhadap segala sesuatu.

Seorang sarjana yang menggali kebenaran bagaikan seorang nomaden. Karena selalu siap untuk terus berpindah dari satu pemahaman ke pemahaman baru. Dia terus mencari pemahaman yang lebih baik terhadap segala sesuatu.

Lulusan terbaik Prodi PGSD USD Yosie Tiara Putri dalam pidatonya menyampaikan terima kasih kepada universitas yang telah membantu para lulusan untuk mengenali diri, menerima kelemahan dan keunikan serta menggali potensi mereka untuk dikembangkan. Terlebih, kampus juga telah memberi kesempatan luas bagi mereka, untuk mencari ilmu bukan hanya dari dalam kelas. Melainkan dari mana saja, termasuk beragam unit kegiatan mahasiswa yang ada di USD.

Ia menegaskan penyematan gelar sarjana bagi wisudawan hari itu, bukanlah akhir dari selesainya langkah menempuh pendidikan. Namun menjadi awal hadirnya tanggung jawab yang lebih besar.

"Lewat toga ini kita diminta kembali ke masyarakat, mengaplikasikan ilmu yang kita dapat untuk bisa memberikan manfaat di tengah-tengah kehidupan," kata dia.