Tips Konsumsi Daging Kurban saat Iduladha agar Kolesterol Tetap Aman
Tips sehat konsumsi daging kurban saat Iduladha agar kolesterol tetap aman, mulai dari cara memasak hingga mengatur porsi makan.
Sosialisasi sistem repositori ilmiah nasional (RIN) di Unriyo. /Ist-LPPM Unriyo.
Harianjogja.com, SLEMAN—Data penelitian ilmiah yang masih berserakan dibawa oleh setiap peneliti akan dikumpulkan secara nasional melalui sistem repositori ilmiah nasional (RIN) dikelola Pusat Data dan Dokumentasi Ilmiah (PDDI) Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI). RIN ini akan memudahkan para akademisi dalam mengakses data dari berbagai hasil penelitian.
LIPI sedang menyiapkan perangkat dengan memberikan sosialisasi pengelolaan data penelitian kepada perguruan tinggi di seluruh Indonesia, yang salah satunya digelar melalui kerja sama dengan Universitas Respati Yogyakarta (Unriyo), Selasa (17/9/2019).
Plt Kepala PDDI LIPI Hendro Subagyo menjelaskan sesuai dengan amanat UU No.11/2019 tentang sistem nasional ilmu pengetahuan dan teknologi, bahwa ada kewajiban menyimpan data dan karya. Sehingga setiap orang termasuk peneliti bisa mengakses dan memanfaatkan kembali data penelitian tersebut. Sehingga kebutuhan pengelolaan koleksi data ini menjadi sangat penting.
“Pada 2016 kami mulai membangun sistem RIN dengan dataverse yang kini bisa diakses secara online di http://rin.lipi.go.id sampai Juli 2019 ada sekitar 283 dataverse, 6.552 datasets dan 15.382 file, pengguna RIN ini sudah mencapai 63 afiliasi lembaga litbang dan perguruan tinggi,” terangnya dalam rilisnya yang diterima Harianjogja.com.
Peneliti LIPI yang menjadi narasumber sosialisasi Wasi Triprasetyo menambahkan sistem RIN ini akan sangat memudahkan bagi pengguna untuk menyimpan data serta memudahkan masyarakat untuk mengakses data. Apalagi di dalam setiap file menyimpan data yang sangat detail dari setiap hasil penelitian.
Melalui sistem RIN tersebut peneliti memiliki otoritas penuh untuk menyimpan, mengakses, dan mendiseminasikan data penelitiannya, apakah data tersebut ingin dibuka untuk publik atau ditutup. PDDI LIPI sebagai penyedia sistem RIN hanya sebagai fasilitator integrasi data penelitian di Indonesia. Terkait itu, pemilik data diharap memiliki untuk bisa berbagi data penelitiannya untuk kemajuan iptek nasional.
Kepala LPPM Unriyo Nazwar Hamdani menyambut baik adanya RIN karena selama ini hasil penelitian hanya tersimpan secara pribadi di peneliti. Melalui RIN yang memungkinkan siapa saja bisa mengakses hasil penelitian sehingga bisa memperkaya keilmuan di tanah air. Pihaknya akan mempersiapkan infrastruktur untuk mendukung akses RIN agar bisa dimanfaatkan akademisi di lingkungan kampusnya.
“Sebelum ada RIN, data penelitian kalau dana berasal dari Kemenristekdikti disimpan di pelaporan sistem informasi penelitian dan pengabdian masyarakat, cuma itu baru laporan penelitian dan luaran saja, terkait database detailnya ya ada di pribadi peneliti yang bersangkutan. Dengan adanya RIN ini kan semua data detail di simpan di sana, tentu bagi kami ini memudahkan,” katanya.
Dalam sosialisasi tersebut, lanjutnya, diikuti sekitar 90 perwakilan perguruan tinggi seluruh DIY baik swasta maupun negeri. “Kami berharap tentu sesuai dengan tujuannya, agar data disimpan secara fair, kemudian ada open data open share, ini akan membentuk database penelitian menjadi kuat. Karena kita bisa saling melengkapi, bisa membandingkan antarhasil penelitian,” ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Tips sehat konsumsi daging kurban saat Iduladha agar kolesterol tetap aman, mulai dari cara memasak hingga mengatur porsi makan.
15 ucapan selamat pulang haji penuh doa dan harapan haji mabrur untuk keluarga, sahabat, dan kerabat yang baru kembali dari Tanah Suci.
Krisis chip AI diperkirakan membuat pengiriman smartphone global anjlok 13,9% pada 2026. Apple dan Samsung dinilai paling siap bertahan.
Data BPS terbaru Februari 2026: NTT puncaki daftar provinsi dengan minat baca tertinggi di Indonesia. Simak daftar lengkap dan tips meningkatkan budaya literasi
Puntung rokok masih menjadi salah satu jenis sampah yang paling mudah ditemukan di ruang publik. Ukurannya yang kecil membuatnya sering luput dari perhatian
Pemkab Kulonprogo siapkan SK penonaktifan Lurah Garongan jika status hukum naik menjadi tersangka. Simak penjelasan Bupati Agung Setyawan terkait kasus pungli.