Kekeringan di Bantul Meluas, Permintaan Bantuan Air Melonjak

Penyaluran Bantuan Air Bersih. - Harian Jogja/Desi Suryanto
20 September 2019 03:17 WIB Kiki Luqmanul Hakim (ST16) Bantul Share :


Harianjogja.com, BANTUL – Wilayah kekeringan di Bantul semakin bertambah hal tersebut diungkapkan langsung oleh Kepala BPBD Bantul, Dwi Daryanto. Sejauh ini pihaknya telah melakukan dropping air bersih sebanyak 900 tangki.

“Dua bulan terakhir ini permintaan masyarakat melonjak mungkin lantaran musim kemarau sedang pada puncaknya, 900 tangki itu kami juga dibantu oleh ormas, relawan dan juga ada lembaga,” katanya ketika ditemui Harianjogja.com pada (19/9/2019).

Ia mengatakan sangat membutuhkan peran dari berbagai pihak untuk menyelesaikan masalah kekeringan ini. Menurutnya jika hal itu dilakukan bersama-sama dengan Tagana, PMI, maka kekeringan bisa diatasi.

“Sebelumnya kan ada 15 desa dan 7 kecamatan yang terdampak seperti Piyungan, Dlingo, Imogiri, Pleret, Pundong, Kretek, Pandak dan Kasihan. Satu daerah itu yang tadinya hanya satu dusun bertambah tiga sampai empat yang terdampak,” jelasnya.

Selain itu ia juga menjelaskan kasus kebakaran saat ini juga semakin meningkat. Sejauh ini sudah ada 95 kejadian kebakaran yang setengahnya adalah kasus kebarakan lahan.