Viral Pocong Jadi-jadian di Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
Tiga pelajar di Sragen diamankan polisi usai bikin konten pocong jadi-jadian di TikTok. Aksi demi viral ini sempat bikin heboh warga.
Penyaluran Bantuan Air Bersih. /Harian Jogja-Desi Suryanto
Harianjogja.com, BANTUL – Wilayah kekeringan di Bantul semakin bertambah hal tersebut diungkapkan langsung oleh Kepala BPBD Bantul, Dwi Daryanto. Sejauh ini pihaknya telah melakukan dropping air bersih sebanyak 900 tangki.
“Dua bulan terakhir ini permintaan masyarakat melonjak mungkin lantaran musim kemarau sedang pada puncaknya, 900 tangki itu kami juga dibantu oleh ormas, relawan dan juga ada lembaga,” katanya ketika ditemui Harianjogja.com pada (19/9/2019).
Ia mengatakan sangat membutuhkan peran dari berbagai pihak untuk menyelesaikan masalah kekeringan ini. Menurutnya jika hal itu dilakukan bersama-sama dengan Tagana, PMI, maka kekeringan bisa diatasi.
“Sebelumnya kan ada 15 desa dan 7 kecamatan yang terdampak seperti Piyungan, Dlingo, Imogiri, Pleret, Pundong, Kretek, Pandak dan Kasihan. Satu daerah itu yang tadinya hanya satu dusun bertambah tiga sampai empat yang terdampak,” jelasnya.
Selain itu ia juga menjelaskan kasus kebakaran saat ini juga semakin meningkat. Sejauh ini sudah ada 95 kejadian kebakaran yang setengahnya adalah kasus kebarakan lahan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Tiga pelajar di Sragen diamankan polisi usai bikin konten pocong jadi-jadian di TikTok. Aksi demi viral ini sempat bikin heboh warga.
Ledakan gudang bahan peledak pertambangan di Myanmar menewaskan lebih dari 45 orang dan melukai sekitar 70 korban lainnya.
Sebanyak 11 daerah di Riau menetapkan status siaga darurat karhutla. Kuansing menjadi satu-satunya kabupaten yang belum menetapkan status tersebut.
Kunjungan wisata Prambanan dan Ratu Boko tembus 54 ribu wisatawan selama libur panjang Iduladha, Waisak, dan Hari Lahir Pancasila.
Kadin menilai Danantara DSI berpotensi menekan transfer pricing dan underinvoicing sekaligus memperkuat devisa serta tata kelola ekspor nasional.
Festival Layang-layang Sragen di Gemolong menarik 60 pelayang dari Jawa dan Bali serta menyedot hingga 1.000 pengunjung.