Monkey Malaria Mengintai, IDAI Ungkap Gejala Beratnya
IDAI mengingatkan bahaya monkey malaria yang menular lewat nyamuk dari monyet ke manusia dan bisa memicu infeksi berat hingga kematian.
Penyaluran Bantuan Air Bersih. /Harian Jogja-Desi Suryanto
Harianjogja.com, BANTUL – Wilayah kekeringan di Bantul semakin bertambah hal tersebut diungkapkan langsung oleh Kepala BPBD Bantul, Dwi Daryanto. Sejauh ini pihaknya telah melakukan dropping air bersih sebanyak 900 tangki.
“Dua bulan terakhir ini permintaan masyarakat melonjak mungkin lantaran musim kemarau sedang pada puncaknya, 900 tangki itu kami juga dibantu oleh ormas, relawan dan juga ada lembaga,” katanya ketika ditemui Harianjogja.com pada (19/9/2019).
Ia mengatakan sangat membutuhkan peran dari berbagai pihak untuk menyelesaikan masalah kekeringan ini. Menurutnya jika hal itu dilakukan bersama-sama dengan Tagana, PMI, maka kekeringan bisa diatasi.
“Sebelumnya kan ada 15 desa dan 7 kecamatan yang terdampak seperti Piyungan, Dlingo, Imogiri, Pleret, Pundong, Kretek, Pandak dan Kasihan. Satu daerah itu yang tadinya hanya satu dusun bertambah tiga sampai empat yang terdampak,” jelasnya.
Selain itu ia juga menjelaskan kasus kebakaran saat ini juga semakin meningkat. Sejauh ini sudah ada 95 kejadian kebakaran yang setengahnya adalah kasus kebarakan lahan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
IDAI mengingatkan bahaya monkey malaria yang menular lewat nyamuk dari monyet ke manusia dan bisa memicu infeksi berat hingga kematian.
Perdagangan hewan kurban Bantul naik jelang Iduladha 2026, omzet pedagang diprediksi tumbuh hingga 40 persen.
BRIN kembangkan pelat karet RCP untuk perlintasan KA, inovasi baru tingkatkan keselamatan dan kurangi risiko kecelakaan.
Prediksi Malut United vs Persita di Super League 2026, tuan rumah diunggulkan menang berkat lini depan tajam.
Budi Waljiman menyerahkan bantuan gamelan Suara Madhura untuk SMA Bosa Jogja guna memperkuat pelestarian budaya Jawa di sekolah.
Prabowo tegas minta BPKP tetap periksa pejabat yang diduga menyimpang tanpa melihat kedekatan dengan dirinya.