Jalan Watusigar-Nglipar Rusak Sejak 1997, Warga Minta Diperbaiki
Jalan Watusigar-Nglipar rusak sejak 1997. Warga berharap akses diperbaiki, sementara tahun ini baru direncanakan pengerjaan sekitar 100 meter.
DPRD Gunungkidul/Istimewa
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL–Sekretariat DPRD Gunungkidul sudah mendapatkan Surat Keputusan (SK) Gubernur No.222/KEP/2019 tentang Peresmian Ketua dan Wakil Ketua DPRD Gunungkidul Periode 2019-2024. Rencananya, pelantikan dilaksanakan dalam Rapat Paripurna Istimewa DPRD Gunungkidul, Senin (30/9/2019).
Sekretaris DPRD Gunungkidul, Agus Hartadi, mengatakan SK Gubernur DIY berkaitan dengan peresmian pimpinan definitif diterima pada Kamis (26/7/2019). Surat ini dijadikan dasar untuk melantik calon pimpinan yang telah mendapatkan rekomendasi dari masing-masing partai. “Selanjutnya kami mempersiapkan proses pelantikan yang rencananya dilaksanakan Senin,” kata Agus kepada wartawan, Kamis.
Selain dihadiri oleh anggota Dewan, rapat paripurna istimewa juga mengundang jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompimda) dan perwakilan dari organisasi perangkat daerah (OPD) Pemkab Gunungkidul. “Saat ini masih proses cetak undangan dan rencananya besok [Jumat, 27/9] kami kirim,” kata mantan Kepala Satpol PP Gunungkidul ini.
Agus menuturkan dengan adanya penetapan dan pelantikan pimpinan Dewan, maka kinerja wakil rakyat dapat dioptimalkan. Pasalnya, sebelum adanya pimpinan definitif Dewan belum bisa bekerja dengan maksimal. “Kursi pimpinan diberikan kepada empat partai yang memiliki kursi terbanyak di DPRD Gunungkidul,” katanya.
Ketua Sementara DPRD Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih, mengatakan keberadaan pimpinan sementara tidak memiliki banyak kewenangan karena hanya menfasilitasi terselenggaranya rapat di Dewan. Agar Dewan bisa bekerja dengan optimal maka harus ditunjuk pimpinan definitif. “Formasinya sudah ada dan tinggal pelantikan saja,” kata Endah.
Selain pelantikan pimpinan definitif, nantinya diresmikan alat kelengkapan dewan (alkap). Instrument dalam alkap terdiri dari badan anggaran, badan musyawarah, badan kehormatan dan badan pembentukan peraturan daerah. Selain itu di dalam alkap juga menentukan anggota dan pimpinan komisi. “Formatur alkap sudah ada dan tinggal pelantikan. Rencananya dilaksanakan setelah pimpinan definitif dilantik,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jalan Watusigar-Nglipar rusak sejak 1997. Warga berharap akses diperbaiki, sementara tahun ini baru direncanakan pengerjaan sekitar 100 meter.
Ibu-ibu Jogja kembali menggelar aksi pukul panci dari Tugu ke UGM, menyoroti 43 ribu korban keracunan MBG dan kebijakan pemerintah.
JJLS Kelok 23 segera diuji coba. Waktu tempuh Kretek-Girijati dipangkas dari sekitar 30 menit menjadi 7,5 menit.
BMKG mencatat gempa susulan Flores M7,7 mencapai 13.863 kali hingga Rabu pagi, dengan magnitudo terbesar 6,2.
BIAS Gunungkidul mencapai 96%. Dinkes terus melakukan penyisiran untuk meningkatkan cakupan vaksinasi siswa kelas 1, 2, dan 5.
PSG mewaspadai Slovan Bratislava asuhan Yaya Toure. Luis Enrique menilai laga pembuka Liga Champions 2026/2027 tak akan mudah.