Kelaparan, Kawanan Monyet di Kulonprogo Turun Gunung Masuk ke Dapur Warga Cari Makan

Monyet ekor panjang (Macaca fascicularis). - Antara Foto/ Rahmad
01 Oktober 2019 19:57 WIB Jalu Rahman Dewantara Kulonprogo Share :

Harianjogja.com, KULONPROGO- Kawanan monyet ekor panjang muncul di permukiman warga di Dusun Bantar Wetan, Desa Banguncipto, Kecamatan Sentolo, Kulonprogo. Keberadaan hewan primata ini membuat warga resah dan khawatir.

"Meski belum menimbulkan kerugian materil, tapi dengan adanya monyet-monyet ini kami khawatir nanti bisa membahayakan anak-anak, soalnya di sini banyak anak-anak usia lima tahunan, kalau sampai digigit kan ngeri juga," kata salah satu warga, Cahyo Budi Nugroho, 30, Selasa (1/10/2019).

Cahyo mengaku pertama kali melihat kawanan monyet itu pada Senin (30/9/2019) lalu. Jumlahnya ada empat ekor dengan ukuran cukup besar. Monyet-monyet itu terlihat di atap rumah. Beberapa warga melaporkan jika monyet ada yang masuk ke rumah.

"Ada monyet yang masuk ke dapur rumah buat ngambil makanan, beberapa kali monyet ini juga mengambil buah pisang dari pohon pisang milik warga," terangnya.

Keberadaan monyet di Dusun Bantar Wetan bukanlah hal baru. Cahyo menjelaskan hal ini terjadi setiap tahun saat kemarau datang. Dari informasi yang ia peroleh, monyet-monyet itu datang dari kawasan pegunungan di Samigaluh dan Girimulyo. Beberapa di antaranya juga ada yang dari kawasan bantaran Sungai Progo. Karena kemarau, makanan hewan tersebut menipis sehingga turun gunung ke permukiman warga untuk mencari makan.

Meski sudah seperti agenda rutin, warga kata Cahyo tetap resah. Mereka takut jika monyet itu menyerang dan menggit manusia bisa mengakibatkan penyakit. Di sisi lain warga juga bingung, jika monyet itu ditangkap dan diusir apakah akan melanggar aturan karena sepengatahuan mereka monyet jenis ini dilindungi.

"Jadi kami bingung mau ngapain, kalau dibiarkan khawatirnya bisa menyerang, tapi kalau ditangkap nanti malah kena urusan hukum," ucapnya.