Sepanjang 2019, Ada 50 Kebakaran di Jogja

Petugas pemadam kebakaran dibantu anggota SAR, Polisi dan TNI dan sukarelawan berupaya terus memadamkan api pada kebakaran yang terjadi pada gudang Hotel Abadi di kampung Sosrowijayan Kulon, Sosromenduran, Gedong Tengen, Jogja, Rabu (02/09/2019). - Harian Jogja/Desi Suryanto
02 Oktober 2019 17:07 WIB Lugas Subarkah Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA—Korsleting listrik dinilai masih jadi biang utama kebakaran gedung dan bangunan di Kota Jogja, seperti yang salah satunya terjadi di gudang kayu yang berada di kompleks Hotel Abadi, Jalan Pasar Kembang, Sosromenduran, Kecamatan Gedongtengen, Kota Jogja, Rabu (2/10/2019) siang.

Kepala Dinas Kebakaran Kota Jogja, Nur Hidayat, mengatakan sepanjang 2019 hingga Agustus lalu telah terjadi 50 kebakaran. Khusus pada Agustus, kata dia, ada enam kasus kebakaran.

Nur mengatakan, kebakaran di wilayah Jogja hampir semuanya terjadi di kawasan permukiman. Adapun penyebab kebakaran didominasi oleh hubungan arus pendek listrik, kedua oleh kompor dan ketiga pembakaran sampah. "Kami mengimbau masyarakat agar agar pemanfaatan dan perawatan kelistrikan sesuai standar. Selain itu mematikan sumber api secara pasti, seperti puntung rokok dan pembakaran sampah," ujarnya.

Seperti diketahui, kebakaran melanda gudang kayu yang berada di belakang Hotel Abadi, Jogja, Rabu (2/10) sekitar pukul 10.15 WIB. Akibat kebakaran ini dilaporkan satu orang meninggal dunia.