HUT ke-81 RI, Pekerja Seni Budaya Pakem Dapat Perlindungan BPJamsostek
Pekerja seni budaya di Pakem mendapat perlindungan BPJS Ketenagakerjaan dalam peringatan HUT ke-81 RI di Museum Gunung Merapi
Wali Kota Jogja Haryadi Suyuti (tiga dari kanan) saat pembukaan Jogja D\'Fest 2019 di Atrium Malioboro Mall, Rabu (2/10/2019)./Harian Jogja-Abdul Hamid Razak
Harianjogja.com, JOGJA—Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Jogja kembali menggelar pameran produk kerajinan UMKM bertajuk Jogja D’Fest. Kegiatan tersebut digelar di Malioboro Mall selama empat hari, mulai 3-6 Oktober 2019.
Ketua Dekranasda Kota Jogja Tri Kirana Muslidatun mengatakan kegiatan tersebut merupakan salah satu bentuk apresiasi kepada para pelaku UMKM di Jogja. Dengan melibatkan diri dalam Jogja D\'Fest, istri Wali Kota Jogja Haryadi Suyuti itu berharap semakin banyak UMKM yang bisa naik kelas. "Acara ini sudah yang ke-13 kalinya kami gelar. Setiap tahun para perajin yang terlibat semakin berkembang dan beragam. Mereka juga semakin kreatif sehingga mampu mewarnai setiap pameran," katanya di sela-sela pembukaan Jogja D\'Fest 2019.
Dia berharap peran serta dan kreativitas para perajin mampu menunjang Kota Jogja sebagai Kota Wisata. Beragam produk yang ditampilkan mulai fesyen hingga kerajinan diharapkan bisa terus meningkatkan daya saing para perajin. "Untuk meningkatkan daya saing, tentu kualitas produk juga harus ditingkatkan," katanya.
Pada pameran kali ini, kata dia, ada 32 stan yang bisa dikunjungi masyarakat. Selama empat hari digelar, Dekranasda Jogja menargetkan setidaknya ada transaksi mencapai Rp450 juta. Dia berharap target tersebut tidak hanya terjadi selama pameran berlangsung, tetapi juga setelah pameran digelar. "Kegiatan ini juga bagian untuk memperingati HUT ke-263 Kota Jogja," katanya.
Wali Kota Jogja Haryadi Suyuti yang juga menghadiri pembukaan Jogja D\'Fest 2019 berharap agar target transaksi selama pameran dinaikkan. "Jangan hanya Rp450 juta tetapi sampai Rp600 juta. Jangan lupa kekinian, mulai lirik juga transaksi nontunai. Migrasi sistem pembayaran ke nontunai ini selain cepat, transaksinya akan tercatat dengan baik," katanya.
Menurutnya, pembukaan Jogja D\'Fest 2019 lebih spesial karena dibuka bertepatan dengan Hari Batik Nasional yang jatuh setiap 2 Oktober. Menurutnya, batik merupakan karya anak bangsa yang harus terus dilestarikan. "Di Jogja ada batik khas Segara Amarta. Batik ini menjadi kebanggaan masyarakat Jogja," katanya.
Dia berharap kegiatan tersebut mampu memberikan dampak positif bagi para perajin dan juga Dekranasda. Produk-produk yang dihasilkan para pelaku UMKM diharapkan mampu mengikuti perkembangan zaman
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pekerja seni budaya di Pakem mendapat perlindungan BPJS Ketenagakerjaan dalam peringatan HUT ke-81 RI di Museum Gunung Merapi
FIFA ASEAN Cup 2026 masuk kalender FIFA Matchday sehingga Timnas Indonesia berpeluang diperkuat pemain abroad.
Tol Jogja-Bawen Seksi 6 Ambarawa-Bawen ditargetkan beroperasi November 2026 setelah memasuki tahap Uji Laik Fungsi Operasi.
Cara edit foto 80-an di ChatGPT dengan fitur 80s Flashback. Simak langkah, prompt kustom, dan tips agar hasil foto retro lebih menarik.
Bantuan pangan pemerintah meringankan beban keluarga Hayati Sahempa, warga miskin di Bailang, Manado, yang hidup dengan dapur beralas tanah.
Isu Ducati dijual Volkswagen kembali muncul di tengah restrukturisasi. Nilai Ducati diperkirakan Rp23,75 triliun. CEO Audi sebut belum ada keputusan. Simak sele