Anggaran Pilkada 2020 Beres, Launching Dilaksanakan Awal November

Ilustrasi Pilkada
04 Oktober 2019 19:02 WIB David Kurniawan Gunungkidul Share :

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL–Komisi Pemilihan Umum (KPU) Gunungkidul berencana melaunching tahapan Pilkada 2020 pada awal November 2019. Guna meningkatkan partisipasi pemilih lembaga penyelenggara pemilu ini juga terus menyosialisasikan tahapan di 18 kecamatan.

Ketua KPU Gunungkidul, Ahmadi Ruslan Hani, mengatakan untuk anggaran pilkada tidak ada masalah, menyusul ditandatanganinya Nota Persetujuan Hibah Daaerah (NPHD) antara KPU dan Pemkab Gunungkidul, Senin (30/8). Adapun anggaran yang dibutuhkan untuk menggelar pemilihan bupati dan wakil bupati mencapai Rp27,7 miliar. “Anggaran pilkada sudah disediakan sehingga tidak ada masalah dalam pelaksanaannya,” kata Hani kepada wartawan, Jumat (4/10/2019). Setelah NPHD ditandatangani KPU mulai bersiap melaksanakan tahapan pilkada. “Sudah siap dan bulan depan akan diluncurkan,” katanya.

Hani menuturkan tahapan pilkada mengacu pada Peraturan KPU No.15/2019 tentang Tahapan Program dan Jadwal Penyelenggaraan Pilkada 2020. Untuk tahap awal masih sebatas sosialisasi pelaksanaan pilkada. Rencananya sosialisasi dilakukan di tingkat kabupaten maupun di 18 kecamatan di Gunungkidul. Diharapkan dengan sosialisasi ini dapat meningkatkan partisipasi pemilih. “Sosialisasi berlangsung mulai November 2019 hingga 22 September 2020,” katanya.

Untuk calon kepala daerah KPU tidak hanya membuka pendaftaran melalui jalur partai. Dalam tahapan pilkada KPU juga membuka kesempatan bagi calon yang ingin maju melalui jalur perorangan. “Untuk bisa maju calon harus bisa menunjukkan syarat dukungan dari masyarakat,” katanya.

Pada Senin Pemkab bersama KPU dan Bawaslu menandatangani NPHD anggaran Pilkada 2020. Total biaya yang dibutuhkan selama penyelenggaraan mencapai Rp34.101.129.191. Adapun rinciannya Rp27.796.684.191 dihibahkan untuk kegiatan di KPU Gunungkidul dan sisanya Rp6.304.445.000 untuk membiayai kegiatan pengawasan di Bawaslu.