Potret Aksi Kemanusiaan Internasional Dipamerkan di Jogja

Sharing session yang digelar panitia Pameran Foto Aksi Kemanusiaan Lintas Batas di IFI-LIP, Jogja, Senin (7/10/2019) sore. - Rofik Syarif G.P
08 Oktober 2019 13:57 WIB Rofik Syarif G.P Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA—Pameran foto tentang aksi kemanusiaan lintas batas kembali digelar oleh Medecins Sans Frontieres (MSF) tahun ini. Kali ini pameran bertajuk Pameran Aksi Kemanusiaan Lintas Batas tersebut digelar di Galeri IFI-Lembaga Indonesia Perancis (LIP), Senin-Jum'at (7-11/10/2019).

Pameran tersebut menampilkan potret krisis-krisis kemanusiaan besar di seluruh dunia serta wajah-wajah profesional Indonesia yang berdedikasi dan telah menyumbangkan keahliannya dalam respons kemanusiaan melalui MSF di negara-negara lain.

Beberapa respons kemanusiaan yang ditampilkan, di antaranya adalah foto-foto tentang penderita ebola; migran dan pengungsi; pencarian dan penyelamatan di Laut Mediterania; konflik Gaza; serta sejumlah aktivitas MSF di Indonesia.

Direktur MSF Indonesia, Daniel von Rège mengatakan pameran yang tahun ini digelar di Jogja dan Jakarta tersebut bertujuan memberikan informasi kepada masyarakat mengenai isu-isu kemanusiaan global.  “Selain itu juga untuk memastikan bahwa sebagai masyarakat global yang hidup di zaman modern, persoalan dunia semakin kompleks. Hendaknya semua bisa bertanggung jawab sebagai warga negara global yang welas asih yang juga dapat memberikan suara kepada mereka yang tidak memiliki suara,” kata dia, Senin sore.

Dalam pembukaan pameran, Senin, digelar pula peluncuran buku kumpulan blog para tenaga profesional Indonesia, termasuk di antaranya profesional medis dan nonmedis dari Indonesia.

Staff Komunikasi MSF Indonesia, Cici, menjelaskan penerbitan buku dilakukan untuk membantu menyuarakan keluh kesah para tenaga profesional medis dan nonmedis saat bertugas. “Selain itu, melalui buku itu, kami berharap pengalaman para penulisnya bisa jadi inspirasi masyarakat luas,” ucap Cici.