Bansos September 2026 Belum Cair Padahal Terdaftar? Ini Penyebabnya
Bansos September 2026 belum cair meski nama terdaftar? Simak penyebab, cara cek status, perubahan desil hingga masalah rekening.
Koordinator Kelompok Kesenian Tegalrejo, Sunaryo, berbicara di panggung Gelar Seni dan Budaya Tegalrejo 2019 yang digelar di di Lapangan Bener, Kecamatan Tegalrejo, Jogja Sabtu (12/10/2019)./Dyah Febriyani
Harianjogja.com, JOGJA—Sebanyak 50 kelompok seni yang ada di Kecamatan Tegalrejo unjuk kebolehan dalam Gelar Seni dan Budaya Tegalrejo 2019 digelar di Lapangan Bener, Kecamatan Tegalrejo, Kota Jogja, Minggu (13/10/2019). Kegiatan yang diinisiasi oleh Kecamatan Tegalrejo itu digelar dalam rangka turut memeriahkan HUT ke-263 Kota Jogja.
Sekretaris Camat Tegalrejo Erna Nur Setyaningsih mengatakan Gelar Seni dan Budaya Tegalrejo 2019 digelar selama dua hari, mulai Sabtu (12/10/2019) hingga Minggu. Beberapa kesenian tari ditampilkan dalam acara itu, seperti tari koloseba, tari sinten, tari gambang suling, tari cindai, tari cantik, tari suwe ora jamu, dan tari flamboyan. Selain itu, berbagai pergelaran seni kreativitas masyarakat juga ditampilkan seperti hadrah, band akustik, angklung, serta dolanan anak.
Menurut dia setiap kelurahan di Tegalrejo memiliki ciri kesenian masing-masing, seperti di Kelurahan Bener memiliki Gedruk Ramayana, di Kelurahan Karangwaru memiliki kesenian drama sebagai ciri khas. “Di sini ada sanggar kesenian dari klasik hingga modern,” ujar dia.
Selain kesenian yang berkembang, potensi usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) juga telah berkembang pesat. "Ada sekitar 70 UMKM dari Pasar Payung yang hadir dalam acara itu Gelar Seni dan Budaya Tegalrejo 2019," kata dia saat ditemui, Sabtu malam.
Koordinator Kelompok Kesenian Tegalrejo, Sunaryo, mengatakan dalam gelaran ini sebanyak 50 kelompok seni di Kecamatan Tegalrejo menampilkan kesenian dari kelurahan masing masing, "Masing-masing kelurahan diberi kesempatan tampil dua kali," ujar dia.
Kesenian tersebut, imbuh dia, terdiri dari kesenian tari, seni teater, seni religius, bahkan kesenian anak. Antusias masyarakat pun dari tahun ke tahun kian meningkat yang terlihat dari banyaknya pengunjung yang datang.
Melalui Gelar Seni dan Budaya Tegalrejo 2019 dia berharap mampu meningkatkan kreativitas dan inovasi masyarakat Tegalrejo, serta memberikan hiburan kepada masyarakat, "Semakin malam, semakin banyak pengunjung," kata dia.
Pengelola Pasar Payung Tegalrejo, Natalita Indriyati, mengaku Gelar Seni dan Budaya Tegalrejo 2019 turut mendongkrak pendapatan para pedagang di Pasar Payung. Selain itu, melalui gelaran tersebut, Pasar Payung pun bisa lebih dikenal oleh warga dari daerah lain.
Dia menjelaskan sejumlah 140 pelapak tergabung dalam Paguyuban Pasar Payung. Seluruh pedagang itu merupakan warga dari kecamatan Tegalrejo.
Pasar Payung menjadi wadah menyalurkan potensi masyarakat. “Pasar payung buka setiap Minggu di Jalan Bener, Kecamatan Tegalrejo mulai pukul 06.00 WIB hingga pukul 11.00 WIB pagi,” ucap dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bansos September 2026 belum cair meski nama terdaftar? Simak penyebab, cara cek status, perubahan desil hingga masalah rekening.
Kakek asal Ngawi, Raden Mas Sri Parwasto, 68, meninggal setelah tertabrak kereta di Km 233+4 Kutorejo, Sragen.
Jonatan Christie tersingkir di perempat final Asian Games Aichi-Nagoya 2026 setelah kalah dari Loh Kean Yew karena stamina terkuras.
KPK menyita uang rupiah, dolar AS, dolar Singapura dan perhiasan saat menggeledah Kanwil BPN Jatim dalam kasus mafia tanah dugaan korupsi ATR/BPN.
Kemensos mendorong transformasi Puskesos Sleman menjadi pusat layanan dan pemberdayaan sosial. Sumberejo dipilih sebagai lokasi percontohan.
Pemerintah menyiapkan SPP TDLN untuk memungut PPN transaksi digital luar negeri. Sistem tersebut kini memasuki tahap akhir sebelum beroperasi.