Kasus Kekerasan Anak di Gunungkidul Capai 50 hingga Juli
Kasus kekerasan anak di Gunungkidul mencapai 50 kasus hingga Juli 2026. Dinas Sosial P3A memperkuat upaya pencegahan di masyarakat dan sekolah.
Ilustrasi Pilkada
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—DPD Nasdem Gunungkidul membuka pendaftaran bakal calon kepala daerah sejak Senin (23/9/2019). Hingga saat ini sudah ada 12 tokoh yang mengambil formulir pendaftaran.
Ketua DPD Nasdem Gunungkidul, Suparjo, mengatakan penjaringan bakal calon kepala daerah dibuka selama satu bulan. Rencananya pendaftaran ditutup pada Rabu (23/10/2019). Ia mengakui, sudah ada 12 tokoh yang berminat untuk maju melalui Nasdem. “Sudah banyak yang mengambil karena ada 12 orang,” katanya saat ditemui Harian Jogja, Selasa (15/10/2019).
Meski demikian, Suparjo mengakui belum satu pun pelamar mengembalikan berkas pendaftaran. Ia tidak mempermasalahkan karena dari informasi yang didapatkan pengembalian formulir dilaksankaan menjelang penutupan penjaringan. “Jadi tunggu saja. Pasti ada yang mengembalikan,” katanya.
Disinggung mengenai tokoh-tokoh yang mengambil formulir, dia belum menyebutkan secara terperinci. Menurut dia, salah satu orang yang mengambil formulir pendaftaran adalah dirinya. “Sebagai kader dan ketua partai di daerah, maka saya siap untuk ikut bertarung,” kata anggota DPRD DIY ini.
Sekretaris DPD PAN Gunungkidul, Anwarudin, mengatakan jajarannya masih berkonsultasi terkait dengan aturan kepartaian untuk penjaringan. Menurut dia, penjarinan seharusnya dilaksanakan mulai 20 September, tetapi karena harus melalui mekanisme kepartaian maka diundur. “Kami konsultasi dulu. Nanti kalau sudah jelas kami membuka penjaringan,” katanya.
Menurut Udin, sapaan akrab Anwarudin, dalam pilkada partainya tidak bisa mengusung calon sendiri sehingga harus berkoalisi dengan partai lain. Untuk koalisi ia mengaku membuka kesempatan dengan partai lain. “Masih sebatas komunikasi dan belum mengerucut untuk mengusung calon bersama,” katanya.
Untuk penjaringan bakal calon kepala daerah, DPC PDI Perjuangan selangkah lebih maju. Partai berlambang banteng moncong putih ini telah menyelesaikan tahapan dengan menjaring tujuh calon.
Dari dalam PDI Perjuangan muncul nama Danang Ardianta dan Demas Kursiswanto, sedangkan lima pendaftar lainnya di antaranya Kepala DPPKA DIY, Bambang Wisnu Handoyo; mantan Kepala DPPKAD Gunungkidul Supartono; RM Kukuh Hestrianingsih, Mayor Sunaryanto dan Kolonel Tugiman.
Ketua DPC PDI Perjuangan Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih, mengatakan jajarannya sudah melakukan pleno terkait dengan hasil penjaringan. Dari sejumlah tokoh yang mengambil formulir tidak semua mengembalikan karena hanya ada tujuh orang yang menyerahkan. “Ada lima orang lagi yang mengambil formulir, tapi tidak mengembalikan. Jadi, tujuh orang yang mengembalikan kami nilai serius maju sebagai calon kepala daerah,” kata Endah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kasus kekerasan anak di Gunungkidul mencapai 50 kasus hingga Juli 2026. Dinas Sosial P3A memperkuat upaya pencegahan di masyarakat dan sekolah.
Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Sleman kembali membuka layanan SIM Keliling.
Polres Gunungkidul kembali membuka layanan SIM Keliling pada hari ini.
27 Juli, peringati Kudatuli, Hari Sungai Nasional, dan Hari Orang Tua. Pelajari sejarah dan makna di balik tanggal penting ini.
Simak daftar lengkap jalur Trans Jogja aktif beserta tarif terbaru dan sistem pembayaran nontunai di Yogyakarta.
Jadwal DAMRI Jogja ke Bandara YIA 2026 lengkap dengan tarif dan titik keberangkatan. Cek rute dan jam terbaru di sini.