BGN Tutup Dapur MBG Karangturi Usai Siswa SMKN 6 Semarang Keracunan
BGN menghentikan sementara operasional dapur SPPG Karangturi setelah dugaan keracunan MBG di SMKN 6 Semarang masih diselidiki.
Aliansi Jogja Sehati (AJS) berbagai bunga kepada pengguna jalan sekitaran Titik Nol Kilometer, Jogja pada Jum'at (18/10/2019) sore. /Harian Jogja- Dyah Febriyani
Harianjogja.com, JOGJA- Menjelang pelantikan Presiden dan Wakil Republik Indonesia 2019, Aliansi Jogja Sehati berbagi bunga mawar dalam kegiatan refleksi dan orasi budaya dengan tema Sesanti Ngleruri Ombyaking Nagari Angudi Kuncaraning Bangsa di Titik Nol Kilometer Jogja, Jum\'at (18/10/2019) sore. Kegiatan ini, dimaksud untuk menjaga perdamaian dan harmoni Indonesia setelah melewati tahun pemilu.
Koordinator aksi refleksi dan orasi budaya, Apriyanto mengatakan kondisi Indonesia memanas sebelum pelantikan seperti terjadinya perbedaan pendapat, demonstrasi, hingga kerusuhan di berbagai daerah di Indonesia. Hal ini semestinya dilakukan upaya untuk menyatukan kembali masyarakat Indonesia yang harmoni dan tidak terpecah oleh kepentingan politik.
Harmoni Indonesia yang dia maksud merupakan hubungan yang selaras, seimbang dan sesuai dengan budaya masyarakat Indonesia yang berlaku. Harmoni sendiri, imbuh dia, berkaitan dengan hubungan antara manusia dengan Tuhan, manusia dengan manusia, serta manusia dengan alam.
Dengan menggandeng Patriot Garuda Nusantara (PGN), kegiatan yang dibuka dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya ini, memberikan bunga mawar kepada pengunjung Malioboro serta pengguna lalu lintas di sekitaran Titik Nol Kilometer, Jogja. Hal ini diharapkan dapat mengundang rasa simpati masyarakat agar kembali harmoni, "Kegiatan sore ini menjadi simbol gerakan tanpa bicara tentang politik, tapi kegiatan kemasyarakatan yang berbasis pada budaya dan religius,"ungkap dia.
Menurut dia, Jogja menjadi kota yang religius di dalam pendekatan kemasyarakatan untuk berkebangsaan. "Di jogja tidak ada kerusuhan yang bersifat kekerasan," ungkapnya.
Ia menjelaskan bahwa selama berlangsungnya tahun politik di Jogja, tidak terjadi kerusuhan termasuk dalam aksi Gejayan Memanggil lalu. Polda DIY, tambah dia, mendapat apresiasi yang baik lewat pendekatan kemanusiaan, kebudayaan, dan religius untuk menyatukan bangsa Indonesia.
Apriyanto mengungkapkan bahwa pelantikan Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia 2019 tidak perlu dirayakan secara berlebihan. "Tidak perlu hura-hura, yang penting khidmat," ujarnya.
Maka dari itu malam harinya, Aliansi Jogja Sehati dan Forum Persaudaraan Umat Beriman (FPUB) DIY gelar kegiatan Doa bersama di Tugu Pal Putih, Jogja untuk meminta keselamatan dan kedamaian Indonesia. "Acara ini akan dihadiri oleh tokoh-tokoh dari berbagai agama," kata dia.
Dalam orasinya, AJS mengundang perwakilan dari mahasiswa luar daerah Jogja untuk menyuarakan suaranya terkait persatuan Indonesia. "Apapun gejolak yang terjadi di negara ini jangan sampai ada tindakan provokasi," ujar Yahya, perwakilan mahasiswa Fakultas Filsafat UGM yang berasal dari Sulawesi Barat.
Yahya mengajak mahasiswa untuk saling bersama merawat Indonesia dan jangan mudah terpancing provokasi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BGN menghentikan sementara operasional dapur SPPG Karangturi setelah dugaan keracunan MBG di SMKN 6 Semarang masih diselidiki.
Banyumas dan Kota Ipoh Malaysia menjajaki kerja sama pengelolaan sampah melalui pertukaran teknologi dan konsep zero waste to money.
Kuasa hukum Febrie Adriansyah mengungkap sembilan dugaan kejanggalan dalam proses hukum yang ditangani Kejaksaan Agung.
Donald Trump membuka peluang kesepakatan dengan Iran sebelum opsi militer diambil. Ketegangan AS-Iran di Selat Hormuz terus meningkat.
PM Thailand Anutin Charnvirakul menawarkan 36 kendaraan lapis baja amfibi AWAV untuk Korps Marinir TNI dalam pertemuan dengan Presiden Prabowo.
Harga Pertamax turun mulai Agustus 2026, tetapi selisih hampir Rp6.000 per liter dengan Pertalite dinilai masih memicu migrasi ke BBM subsidi.