Satpol PP Solo Sita 34 Botol Miras Tak Berizin Saat Razia Malam
Satpol PP Solo bersama tim gabungan menertibkan penjual miras ilegal dan menyita 34 botol minuman beralkohol tak sesuai izin.
Aliansi Jogja Sehati (AJS) berbagai bunga kepada pengguna jalan sekitaran Titik Nol Kilometer, Jogja pada Jum'at (18/10/2019) sore. /Harian Jogja- Dyah Febriyani
Harianjogja.com, JOGJA- Menjelang pelantikan Presiden dan Wakil Republik Indonesia 2019, Aliansi Jogja Sehati berbagi bunga mawar dalam kegiatan refleksi dan orasi budaya dengan tema Sesanti Ngleruri Ombyaking Nagari Angudi Kuncaraning Bangsa di Titik Nol Kilometer Jogja, Jum\'at (18/10/2019) sore. Kegiatan ini, dimaksud untuk menjaga perdamaian dan harmoni Indonesia setelah melewati tahun pemilu.
Koordinator aksi refleksi dan orasi budaya, Apriyanto mengatakan kondisi Indonesia memanas sebelum pelantikan seperti terjadinya perbedaan pendapat, demonstrasi, hingga kerusuhan di berbagai daerah di Indonesia. Hal ini semestinya dilakukan upaya untuk menyatukan kembali masyarakat Indonesia yang harmoni dan tidak terpecah oleh kepentingan politik.
Harmoni Indonesia yang dia maksud merupakan hubungan yang selaras, seimbang dan sesuai dengan budaya masyarakat Indonesia yang berlaku. Harmoni sendiri, imbuh dia, berkaitan dengan hubungan antara manusia dengan Tuhan, manusia dengan manusia, serta manusia dengan alam.
Dengan menggandeng Patriot Garuda Nusantara (PGN), kegiatan yang dibuka dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya ini, memberikan bunga mawar kepada pengunjung Malioboro serta pengguna lalu lintas di sekitaran Titik Nol Kilometer, Jogja. Hal ini diharapkan dapat mengundang rasa simpati masyarakat agar kembali harmoni, "Kegiatan sore ini menjadi simbol gerakan tanpa bicara tentang politik, tapi kegiatan kemasyarakatan yang berbasis pada budaya dan religius,"ungkap dia.
Menurut dia, Jogja menjadi kota yang religius di dalam pendekatan kemasyarakatan untuk berkebangsaan. "Di jogja tidak ada kerusuhan yang bersifat kekerasan," ungkapnya.
Ia menjelaskan bahwa selama berlangsungnya tahun politik di Jogja, tidak terjadi kerusuhan termasuk dalam aksi Gejayan Memanggil lalu. Polda DIY, tambah dia, mendapat apresiasi yang baik lewat pendekatan kemanusiaan, kebudayaan, dan religius untuk menyatukan bangsa Indonesia.
Apriyanto mengungkapkan bahwa pelantikan Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia 2019 tidak perlu dirayakan secara berlebihan. "Tidak perlu hura-hura, yang penting khidmat," ujarnya.
Maka dari itu malam harinya, Aliansi Jogja Sehati dan Forum Persaudaraan Umat Beriman (FPUB) DIY gelar kegiatan Doa bersama di Tugu Pal Putih, Jogja untuk meminta keselamatan dan kedamaian Indonesia. "Acara ini akan dihadiri oleh tokoh-tokoh dari berbagai agama," kata dia.
Dalam orasinya, AJS mengundang perwakilan dari mahasiswa luar daerah Jogja untuk menyuarakan suaranya terkait persatuan Indonesia. "Apapun gejolak yang terjadi di negara ini jangan sampai ada tindakan provokasi," ujar Yahya, perwakilan mahasiswa Fakultas Filsafat UGM yang berasal dari Sulawesi Barat.
Yahya mengajak mahasiswa untuk saling bersama merawat Indonesia dan jangan mudah terpancing provokasi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Satpol PP Solo bersama tim gabungan menertibkan penjual miras ilegal dan menyita 34 botol minuman beralkohol tak sesuai izin.
Nvidia luncurkan chip Vera, prosesor revolusioner khusus untuk agentic AI. Siap dukung era miliaran pekerja digital otomatis dengan potensi pasar Rp3.400 triliu
Tesla memastikan Roadster 2.0 diproduksi di Giga Texas, tetapi jadwal peluncurannya kembali memicu keraguan publik.
BTS dominasi AMA 2026 dengan tiga piala, sementara Taylor Swift pulang tanpa penghargaan di malam penuh kejutan Las Vegas.
Polisi membongkar sindikat curanmor lintas pulau dari Jogja ke Sumatera, empat motor diamankan di Pelabuhan Bakauheni.
Bojan Hodak resmi mundur dari kursi pelatih Persib Bandung usai hattrick juara Liga Indonesia. Igor Tolic ditunjuk sebagai pengganti.