RS Jogja Gelar Seminar Deteksi Dini Kanker Payudara

Direktur RS Jogja, Dokter Ariyudi Yunita menyampaikan sambutan seminar bertajuk seminar bertajuk Deteksi Dini Kanker Payudara di Ruang Akasia lantai 2 RS Jogja pada Minggu (27/10/2019) pagi. - Harian Jogja/Rahmat Jiwandono.
28 Oktober 2019 11:57 WIB Rahmat Jiwandono Jogja Share :

Harianjogja.con, JOGJA -Rumah Sakit Jogja menggelar seminar bertajuk Deteksi Dini Kanker Payudara di Ruang Akasia lantai 2 RS Jogja pada Minggu (27/10/2019) pagi. Kegiatan dalam rangka memperingati ulang tahunnya yang ke-32 itu dihadiri sebagian besar kaum perempuan.

Dokter Bedah Konsultan Onkologi RS Jogja, Herjuno Hardiyanto menjelaskan, deteksi dini terkait dengan kanker payudara yaitu jika terjadi perubahan pada payudara seperti benjolan, perubahan kulit, cairan yang keluar dari puting, dan terdapat tekukan di kulit yang berubah seperti kulit jeruk. Ia menyebut kanker payudara disebabkan salah satunya oleh hormonal kewanitaan.

"Hormon estrogen dalam tubuh wanita dipecah menjadi estriol serta estradiol. Estriol menjadi salah satu penyebabnya," ujarnya kepada Harian Jogja, Minggu (27/10/2019).

Menurut Herjuno, ada faktor lain yang bisa menyebabkan kanker payudara yakni polusi, radiasi, dan pemakaian hormon-hormon tambahan. "Itu bisa menjadi pemicunya juga," kata dia.

Jumlah penderita kanker payudara setiap harinya semakin banyak. Rata-rata yang mengidap kanker payudara ialah perempuan berusia 40 tahun ke atas. Namun demikian, kanker payudara dapat ditemukan pada usia muda karena pola menstruasi semakin awal sehingga paparan estrogennya jadi lebih awal.

Untuk penderita kanker payudara di Asia sendiri mencapai dua juta orang setiap tahunnya. Sedangkan untuk di DIY masuk dalam urutan lima besar jumlah penderita kanker payudara.

"Jumlahnya sekitar 17% sampai 20% dari seluruh kejadian kanker payudara di Indonesia," ujarnya.

Masyarakat diimbau untuk memeriksakan diri, khususnya kaum perempuan untuk periksa payudara sendiri dan bagi anggota keluarga yang sudah terkena penyakit tersebut diharapkan segera memeriksakan diri sebelum umur 40 tahun.

Kepala Sub Bag Hukum dan Pelayan Pelanggan RS Jogja, Wina Widiastuti mengatakan, seminar seperti ini biasanya dilakukan bertepatan dengan hari ulang tahun RS Jogja. Adapun tema-tema yang diangkat selalu berbeda dari tahun ke tahun.

"Pada ulang tahun ke-32 kali ini adalah seminar awam deteksi dini kanker payudara," ungkapnya.

Ia mengklaim RS Jogja sudah memiliki alat dan dokter yang bisa menangani pasien-pasien dengan kanker payudara. Selain itu, seminar bertujuan mengenalkan layanan RS Jogja kepada masyarakat. "Jadi mereka tahu danĀ  mengakses layanan kesehatan yang kami punya," katanya.