Kulonprogo Dapat Alokasi CPNS Sebanyak 360 Formasi

Seorang peserta mulai melakukan pemberkasan CPNS di Aula Adikarta, Gedung Kaca kompleks Pemkab Kulonprogo, Kamis (10/1/2019). - Harian Jogja/Uli Febriarni
30 Oktober 2019 04:17 WIB Lajeng Padmaratri Kulonprogo Share :

Harianjogja.com, KULONPROGO - Informasi kuota CPNS Kulonprogo beredar di berbagai grup Whatsapp. Dalam informasi itu disebutkan pembukaan pendaftaran CPNS yaitu pada tanggal 11 November. Selain itu, info tersebut juga merinci kebutuhan formasi abdi negara di berbagai daerah.

Informai itu juga diterima Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan, dan Pelatihan (BKPP) Kabupaten Kulonprogo Yuriyanti. Namun, ia mengaku baru menerima informasi tersebut lewat media sosial, belum dari Kemenpan-RB.

Yuriyanti didampingi Kabid Pengembangan Pendidikan dan Pelatihan Kulonprogo Trusta Hendraswara menyebutkan Kulonprogo mendapat jatah sebanyak 360 formasi.

"Awalnya kami mengajukan 378 formasi, tapi informasi yang kami dapat yaitu 360 formasi. Itu masih kami sampaikan ke Sekda [Sekretaris Daerah]. Saat ini Sekda sedang ke Jakarta," kata dia pada Harianjogja.com, Selasa (29/10/2019).

Lebih lanjut, Trusta menjelaskan setelah diajukan ke Sekda, akan dirilis secara resmi berapa rincian CPNS yang dialokasikan untuk tenaga pendidik, medis, dan teknis. "Belum bisa kami rilis," kata dia.

Meski begitu, Trusta berharap penerimaan CPNS tahun ini dapat memenuhi kebutuhan pegawai di lingkungan Pemkab Kulonprogo. "Tahun ini ada 342 pegawai yang pensiun, padahal tiap tahun rata-rata 300-400 pegawai pensiun. Jadi kami harap bisa menutup kekurangan ini," ujarnya.

Adapun saat ini Pemkab Kulonprogo memiliki sekitar 6.300 PNS. "Kebutuhan pegawai itu sekitar 8.000," kata dia.

Disinggung mengenai persiapan tes CPNS, Trusta menuturkan belum bisa menjelaskan lebih lanjut. Sebab, hingga saat ini dirinya belum menerima petunjuk teknis pelaksanaan dari Kemenpan-RB. "Tahun ini tesnya pakai sistem CAT [Computer Assisted Test], tapi teknisnya gimana masih nunggu juknis dulu," katanya.

Juknis ini juga diharap Trusta turut mengatur apakah penerimaan CPNS kali ini menerima penyandang disabilitas. "Tahun kemarin ada aturan menerima empat, tapi yang mendaftar hanya tiga, jadi satu posisi kami alihkan ke umum," jelasnya.