Demi Keterbukaan Informasi, Setwan DIY Siap Sinergi dengan Media Massa

Pemred Harian Jogja Anton Wahyu Prihartono (tiga dari kiri) saat beraudiensi di Kantor Sekretariat DPRD DIY, Selasa (12/11/2019). - Harian Jogja/Sunartono
12 November 2019 16:47 WIB Sunartono Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA—Sekretariat DPRD DIY siap berkolaborasi dengan berbagai pihak dalam upaya memberikan layanan informasi kepada masyarakat, salah satunya adalah media massa.

Sekretaris DPRD DIY Haryanto mengatakan media massa memiliki peran penting dalam menyampaikan informasi terutama berkaitan dengan aspirasi masyarakat. Oleh karena itu pihaknya siap bekerja sama dengan media massa dalam upaya mendukung pembangunan di DIY ke arah yang lebih baik. "Pers berperan dalam memberikan informasi terkait dengan aspriasi warga. Ini penting, karena di sini [DPRD DIY] banyak perwakilan rakyat. Selama ini kerja sama dengan media massa sudah kami jalin. Tentu kami siap berkolaborasi," kata dia saat menerima kunjungan Harian Jogja di DPRD DIY, Selasa (12/11/2019).

Haryanto mengatakan media massa juga berperan membangun kebersamaan antarwarga. Oleh sebab itu pihaknya pun siap dihujani dengan kritik yang membangun dari media massa selaku alat kontrol. "Ketika ada saran, masukan, kami siap terima dengan baik," katanya.

Dalam kesempatan itu kunjungan Harian Jogja dipimpin oleh Pemimpin Redaksi Anton Wahyu Prihartono yang didampingi oleh General Manager Pemasaran Sri Pujiningsih, Manajer Sirkulasi Wisnu Wardhana dan Manajer Digital dan Aktivasi Harian Jogja Laila Rohmatin.

Sementara itu dari DPRD DIY diterima oleh Sekretaris DPRD DIY Haryanto dan Kabag Humas DPRD DIY Budi Nugroho. "Sudah lama kami tidak ada beraudiensi dengan media massa seperti ini, dan kami sangat berterima kasih atas kehadiran Harian Jogja dan kemitraan ini ke depan bisa ditata sedemikian rupa. Kami siap menerima berbagai masukan," ujar Kabag Humas DPRD DIY Budi Nugroho.

Pemred Harian Jogja Anton Wahyu Prihartono menyakini banyak informasi inspiratif di DPRD DIY yang bisa dibagikan kepada masyarakat. Hal itu bisa dibagi ke media untuk dipublikasikan agar bisa menginspirasi masyarakat. "Tetapi dalam memberikan kritik kami selalu berusaha untuk menawarkan solusi, sehingga menjadi kritik yang solutif," katanya.