25 Warga Kulonprogo Ikuti Training Airline Office & Ticketing

General Manager PT Angkasa Pura I Agus Pandu Purnama dalam acara Training Airline Office & Ticketing di AP I, Kamis (14/11 - 2019)
14 November 2019 16:17 WIB Abdul Hamied Razak Jogja Share :

Harianjogja.com, SLEMAN - Sebanyak 25 orang mengikuti Training Airline Office & Ticketing selama sepekan di Balai Pemberdayaan Masyarakat Jogja International Airport. Peserta terpilih melalui tahap seleksi oleh tim PT Garuda Angkasa pada Oktober lalu.

General Affair Manager PT Gapura Angkasa Adrian Ferdian mengatakan training ini merupakan kerja sama antara PT Angkasa Pura I dengan PT Gapura Angkasa di mana Gapura Learning Center sekaligus menjadi instruktur selama pelatihan. "Pelatihan digelar selama sepekan, dimulai sejak Senin (11/11/2019) hingga Sabtu (16/11/2019) mendatang," katanya kepada wartawan, Kamis (14/1/2019).

Dia menjelaskan, tujuan pelatihan ini untuk memberikan wawasan dan bekal bagi para peserta mengenai peluang kerja yang besar dengan adanya pembangunan YIA di Kulonprogo. Peserta juga diharapkan bisa memahami aturan dan prosedur pelayanan penumpang serta dokumen perjalanan yang diperlukan dalam penerbangan.

Tidak hanya in class, peserta juga melaksanakan on the job training di area kerja PT Gapura Angkasa Jogja International Airport pada Sabtu (16/11/2019) untuk melakukan observasi secara langsung. "Setelah pelatihan peserta akan mendapatkan sertifikat dari PT Gapura Angkasa," katanya.

Sementara General Manager PT Angkasa Pura I Agus Pandu Purnama mengatakan setelah bandara YIA beroperasi ke depan banyak membutuhkan SDM yang handal untuk mengisi sejumlah sektor. "Harapannya dengan pelatihan ini bisa berkolaborasi bisa mensupport operasional bandara," kata Pandu.

Dia berharap para peserta tidak hanya mampu menyerap materi latihan tetapi juga harus siap terserap jika ada rekrutmen. "Rekrutmen tidak hanya di Angkasa Pura tetapi juga lainnya. Kami dapat data dari DPRD Kulonprogo hampir 60% pekerja di YIA warga Kulonprogo, sebagian besar warga terdampar pembangunan Bandara," katanya.