Melalui Festival, Pengetahuan tentang Satwa Diberikan kepada Anak-Anak

Anak-anak memperhatikan beraneka jenis ikan di Atraksi Seni Kampung Satwa Festival 2019 yang digelar di Dusun Kedung Banteng, Desa Sumberagung, Moyudan, Minggu (17/1/2019). - Harian Jogja/Hafit Yudi Suprobo
17 November 2019 23:37 WIB Hafit Yudi Suprobo Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN—Kampung Satwa menggelar edukasi satwa di Dusun Kedung Banteng, Desa Sumberagung, Kecamatan Moyudan, Sleman, Minggu, (17/11/2019). Atraksi Seni Kampung Satwa Festival 2019 ini digelar sebagai bentuk edukasi satwa maupun budaya kepada masyarakat, khususnya anak anak.

Sekretaris Kampung Satwa Hanif Kurniawan mengatakan kegiatan itu dilatarbelakangi oleh adanya keinginan untuk menciptakan masyarakat yang sadar dan mencintai kehadiran satwa dan tumbuhan.

Dia menjelaskan gelaran festival edukasi satwa yang dikolaborasikan dengan budaya itu diikuti oleh ratusan anak anak. Orang tua juga antusias dalam menemani anaknya berkenalan dengan dunia satwa. “Jenis-jenis hewan yang dipertontonkan antara lain reptilia mulai dari ular, mamalia seperti musang, otter, beraneka jenis burung, dan juga ikan,” ucap dia kepada Harian Jogja, Minggu (17/11/2019).

Melalui kegiatan tersebut, dia berharap turut dapat meningkatkan pengetahuan, kesadaran dan kecintaan atas lingkungan hidup, satwa dan tumbuhan sejak dini. "Memelihara satwa itu boleh asalkan prinsip animal wellfare atau kesejahteraan satwa itu terpenuhi. Selain itu, upaya konservasi juga harus tetap dijaga," ucap dia.

Kepala Bidang (Kabid) Pengembangan Kapasitas Dinas Pariwisata (Dispar) DIY Wardoyo mengatakan festival kampung satwa ini merupakan upaya pelestarian dari teman teman pecinta satwa maupun tumbuhan dan dikolaborasikan dengan unsur kebudayaan. "Dengan adanya kolaborasi itu diharapkan dapat menjadi daya tarik wisata," ungkapnya.

Atraksi budaya yang ada di desa satwa diharapkan mampu memberikan inspirasi bagi pelaku wisata. Ini merupakan kekuatan daya tarik yang dikembangkan di Atraksi Seni Kampung Satwa Festival 2019.

"Kolaborasi antara seni budaya dan binatang ini yang diinisiasi oleh teman-teman pemerhati satwa tentunya ini menjadi sebuah perhatian kita untuk melestarikan hewan dan tumbuhan yang mereka tampilkan di dalam ajang kampung satwa," ucap dia.