Jangan Salah Kaprah, Rest Area Tol Jogja Tak Akan Dibangun Hotel

Ilustrasi jalan tol. - JIBI/Nicolous Irawan
19 November 2019 19:57 WIB Hafit Yudi Suprobo Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN--Kapan pembangunan rest area di jalur tol Jogja-Solo masih belum dipastikan. Namun demikian tempat istirahat itu dinilai akan lebih baik jika dibangun di luar kawasan tol guna mendongkrak ekonomi khususnya UMKM di wilayah terdampak.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Pengadaan Tanah Jalan Tol Solo-Jogja dan Jogja-Bawen Totok Wijayanto, mengatakan jika rest area nantinya tidak di dalam tol kecuali jalur yang melintasi Klaten. 

"Namun, dimana pastinya rest area untuk wilayah Yogyakarta, kami juga belum tahu karena pembangunan rest area sendiri dari Pemda DIY," ungkap Totok Wijayanto, Selasa (19/11/2019).

Rest area, lanjut Totok, sifatnya lebih kepada tempat istirahat sementara bagi pengemudi. Jika pengguna tol terlalu lama berada di rest area juga tidak baik karena banyak pengguna tol lain yang mengantre. "Maka mereka juga akan diminta untuk bergantian dengan pengemudi lainnya," terangnya.

Salah kaprah juga terjadi di masyarakat. Menurut Totok, masyarakat masih menilai jika rest area merupakan tempat untuk istirahat paling nyaman. Bahkan, ada yang mewacanakan pendirian hotel, supermarket, dan berbagai macam fasilitas lainnya di area rest area.

Adapun, konsep rest area untuk Jogja dinilainya sudah bagus. "Didesain agar masyarakat pengguna jasa tol bisa singgah di perkotaan untuk belanja, wisata, atau istirahat," imbuhnya.

Nantinya, akan ada enam entry-exit tol di wilayah Sleman. Oleh karena itu, yang perlu ditingkatkan adalah fasilitas di kawasan kota terutama sekitar pintu keluar-masuk tol.