KASUS PORNOGRAFI: Divonis 10 Bulan Penjara, Ini Respons Pihak Siskaeee
Hakim memvonis terdakwa kasus pornografi siskaeee lebih ringan dari tuntutan jaksa.
Ilustrasi jalan tol./JIBI-M. Ferri Setiawan
Harianjogja.com, SLEMAN—Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman mengharapkan tol Solo-Jogja-Bawen yang melintasi wilayah Sleman tetap dilengkapi fasilitas rest area guna mendongkrak pertumbuhan ekonomi, khususnya usaha mikro kecil menengah (UMKM).
Sekretaris Daerah Kabupaten Sleman Sumadi mengatakan rest area akan memberikan peluang kepada UMKM agar bisa berkembang dan berdampak kepada pertumbuhan ekonomi. “Kami tetap mengharapkan rest area, agar bisa menumbuhkan sektor ekonomi, terutama konsep UMKM yang akan kami tampilkan di situ,” kata Sumadi kepada Harian Jogja, Rabu (6/11/2019).
Sampai saat ini, Pemkab Sleman belum menerima informasi mengenai pelaksanaan proyek strategis nasional berupa jalan tol yang akan memakan sebagian wilayah Sleman. “Terus terang kami belum tahu trase-nya dan titik entry exit di mana, kami juga belum tahu nantinya rest area ada atau tidak,” kata dia.
Pada pekan kedua atau ketiga November ini, akan ada pertemuan antara Pemkab Sleman dan Pemda DIY berkaitan dengan sosialisasi pembangunan jalan tol.
“Kemarin saat Pemerintah Kabupaten Sleman rapat koordinasi dengan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Burokrasi dan bertemu dengan organisasi perangkat daetah yang menangani tata ruang di provinsi, kami diberitahu teknis pelaksanaan proyek jalan tol. Akan ada pertemuan antara pemerintah kabupaten dan provinsi, yang diundang nanti termasuk kecamatan,” kata dia.
Sebelumnya Ketua Tim Unit Manajemen Proyek Tim Percepatan Pelaksanaan Program Pembangunan DIY Rani Sjamsinarsi menjelaskan tol di Jogja akan berbeda dengan tol lain di Indonesia. Rani mengatakan tol yang melintasi wilayah DIY tanpa dilengkapi dengan rest area.
Pertimbangannya, DIY harus menyiapkan lahan sedikitnya dua hektare untuk bisa menampung banyak UMKM lokal agar bisa masuk. Lahan rest area sebenarnya bisa disediakan oleh Pemerintah Pusat, tetapi DIY khawatiri UMKM tidak bisa masuk karena sewanya mahal. Oleh karena itu, tanpa rest area, Pemda DIY mengharapkan pengguna tol bisa mampir masuk untuk melihat Jogja.
Exit toll akan diperbanyak di proyek tol Solo-Jogja-Bawen yang melintasi DIY dengan mengambil pada titik yang bisa diarahkan langsung ke suatu kawasan wisata tertentu. Menurutnya ada sekitar enam exit toll yang telah ditetapkan yang bisa menjadi jalan menuju kawasan wisata tertentu yang menarik bagi pejalan kaki. Pemerintah Pusat telah menyetujui rencana ini.
“Rest area-nya nanti lebih diarahkan pada kawasan wisata dan pusat kuliner, yang nanti akan diinfokan melalui exit, ini misal ya, ada elevated di Ring Road Utara, nanti exit-nya bisa diarahkan ke Jogja Bay,” ucapnya di Kepatihan, Jalan Malioboro, Jogja, Selasa (5/11).
Rani berharap tanpa rest area di tol, DIY mendapatkan keuntungan karena pengguna tidak lewat, tetapi juga mampir. Ia mencontohkan exit toll yang rencananya dibangun di perbatasan DIY–Jateng di Prambanan atau Kalasan yang akan dikoneksikan dengan jalur menuju Gunungkidul.
“Bahkan di kawasan Prambanan, kalau tidak salah rencananya ada simpang susun, itu akan dibuat jalur baru ke arah Prambanan – Gading [Gunungkidul], ini dicantolkan ke tol. Nanti di sana ada Breksi, Nglanggeran dan lainnya,” ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Hakim memvonis terdakwa kasus pornografi siskaeee lebih ringan dari tuntutan jaksa.
Penelitian terbaru mengungkap mikroba usus memengaruhi jumlah kalori yang diserap tubuh. Diet tinggi serat terbukti membantu mengontrol berat badan.
Dalang muda tampil dalam Pentas Wayang Kulit dan Golek 2026 di Kulonprogo, memperkuat regenerasi seni tradisi dan budaya Jawa.
Tren beralih ke mobil listrik semakin kuat di 2026 meski insentif dikurangi. Simak data loyalitas konsumen dan pengaruh harga BBM dalam laporan terbaru Edmunds.
PDI Perjuangan DIY memanfaatkan Hari Lahir Pancasila 2026 untuk menginstruksikan kader membantu masyarakat menghadapi tekanan ekonomi dan menjaga gotong royong.
NASA resmi luncurkan program pangkalan permanen di Bulan "Ignition Moon Base". Simak rincian tiga tahap misi dan peran AI di dalamnya di sini.