Sultan HB X Jogja: Sragen Saudara Tua DIY, Jejak Mataram Harus Dijaga
Sri Sultan HB X menyebut Sragen sebagai saudara tua DIY karena jejak sejarah Mataram. Hubungan budaya ini diminta terus dijaga.
Ilustrasi angin kencang./JIBI
Harianjogja.com, SLEMAN- Sejumlah desa di Kecamatan Prambanan disapu angin kencang, Senin (2/12/2019). Meski tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu, namun sejumlah pemukiman warga dilaporkan mengalami kerusakan.
Kepala Bidang Logistik dan Kedaruratan BPBD Sleman Makwan mengatakan kejadian angin kencang disertai hujan terjadi sekitar pukul 13:15 WIB. Saat itu, hujan yang turun disertai angin kencang. Angin kencang dilaporkan melanda tiga desa di Prambanan, mulai Desa Bokoharjo, Madurejo dan juga Desa Sumberharjo.
"Tidak ada korban jiwa dari bencana angin kencang itu. Tetapi beberapa rumah warga dilaporkan rusak akibat terpaan angin dan kejatuhan pohon yang tumbang," jelasnya, Senin, malam.
Di Madurejo, angin kencang melanda di Dusun Morobangun, Dusun Serut, Dusun Candisingo, Dusun Totogan dan Dusun Singoderepan. Tercatat, sedikitnya 11 pohon di Madurejo tumbang dan menimpa rumah warga. Sebagian asbes dan atap rumah warga juga rusak disapu angin.
Tidak hanya itu, pepohonan yang tumbang sempat melintang di jalan dan menimpa jaringan listrik di sekitar lokasi. Saking kencangnya angin, meteran rumah salah satu warga di Dusun Sawo Sumberharjo juga ikut terlepas. "Sebagian besar proses evakuasi pohon sudah selesai. Masih ada yang belum dievakuasi dan akan dilanjutkan besok (hari ini)," katanya.
Selain Madurejo, angin kencang juga menumbangkan sejumlah pohon di Bokoharjo. Tercatat sedikitnya lima pohon yang tumbang dan merusak pemukiman warga di Dusun Majasem dan Dusun Polangan.
Di Desa Sumberharjo, satu-satunya dusun terdampak bencana angin kencang melanda Dusun Sawo. Di dusun ini, tercatat 12 rumah warga mengalamai kerusakan akibat disapu angin kencang. "Rata-rata kerusakan di bagian atap rumah. Besok, kami akan melakukan penanganan lanjut untuk lokasi yang belum terkondisi," kata Makwan.
Kepala Unit Analisa dan Prakiraan Cuaca BMKG Stasiun Klimatologi Jogja, Sigit Hadi Prakosa mengatakan wilayah DIY saat ini sedang memasuki musim peralihan dan akan masuk ke awal musim penghujan. Hujan yang turun di wilayah DIY masih belum merata dan terjadi dalam waktu sesaat. Kondisi tersebut harus tetap diwaspadai karena akan berpotensi membentuk awan Cb yang menimbulkan angin kencang.
"Kami perkirakan cuaca sumuk atau masa pancaroba ini akan terjadi hingga pertengahan Desember mendatang. Nanti setelah angin barat muncul hujan akan terjadi secara merata," katanya.
Selama musim pancaroba hingga turun hujan nanti, lanjut Sigit, masyarakat diharapkan mewaspadai potensi bencana. Sebelum terjadi hujan lebat dengan intensitas tinggi misalnya, normalisasi sungai-sungai yang ada di DIY harus dilakukan agar tidak menimbulkan luapan atau banjir.
Selain itu, pemangkasan pohon yang lebat juga harus dilakukan agar saat terjadi angin kencang tidak roboh. "Kami juga meminta agar dilakukan pengecekan wilayah potensi bencana longsor. Sebab selama kemarau tanah-tanah di lokasi rawan longsor merekah, kalau dimasukkan air hujan bisa berpotensi longsor," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sri Sultan HB X menyebut Sragen sebagai saudara tua DIY karena jejak sejarah Mataram. Hubungan budaya ini diminta terus dijaga.
Jadwal KRL Jogja-Solo Kamis 6 Agustus 2026 lengkap dari Stasiun Yogyakarta hingga Palur. Tarif Commuter Line tetap Rp8.000.
Siswa belum terdaftar PIP 2026 bisa mengajukan via sekolah. Simak syarat, dokumen, dan besaran bantuan SD Rp450 ribu hingga SMA Rp1,8 juta.
Sisa roket Falcon 9 milik SpaceX menghantam Bulan dekat Kawah Einstein. NASA dan ilmuwan dunia kini memburu kawah baru yang terbentuk untuk kepentingan peneliti
DPRD Bantul mewajibkan seluruh SPPG Program Makan Bergizi Gratis mengantongi SLHS. Pemkab juga membentuk Satgas MBG beranggotakan 48 personel untuk memperketat
Gol Federico Dimarco dibalas penalti Christopher Nkunku. Derby AC Milan vs Inter Milan di Australia berakhir 1-1. Simak jalannya pertandingan.