Advertisement
KPU Ajak Warga Berpartisipasi dalam Badan Adhoc
Ilustrasi Pilkada
Advertisement
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Komisi Pemilihan Umum (KPU) Gunungkidul segera membentuk badan adhoc pada Januari 2020 mendatang. Diharapkan masyarakat bisa berpartisipasi dalam pemenuhan sumber daya manusia (SDM) yang kompeten dan berintegritas dalam menyukseskan Pilkada 2020.
"Kami berharap warga Gunungkidul yang memiliki potensi dan juga memiliki pengalaman dalam pelaksanaan pemilu sebelumnya dan masih memenuhi syarat, untuk mendaftar sebagai anggota badan adhoc demi suksesnya Pilkada 2020 di Gunungkidul," kata Ketua KPU Gunungkidul, Ahmadi Ruslan Hani, saat ditemui Harian Jogja, Sabtu (7/12/2019).
Advertisement
Menurut Hani, warga yang pernah menjadi anggota badan adhoc di pemilu sebelumnya masih bisa mendaftar untuk Pilkada 2020 dengan syarat belum menjadi badan adhoc melebihi dua periode. “"Semua pendaftar wajib menjalani seleksi awal meski sebelumnya pernah menjadi anggota adhoc," kata dia.
Sesuai tahapan pilkada, pendaftaran anggota badan adhoc dilaksanakan pada Januari 2020. "Pendaftaran anggota badan adhoc ada perubahan, rencananya dimulai 14 Januari," kata Hani.
Badan adhoc terdiri dari Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), Panitia Pemungutan Suara (PPS), hingga Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS).
Dalam Pilkada 2020, anggota badan adhoc diperbolehkan dari semua kalangan kecuali dari unsur TNI-Polri. "PNS boleh, tokoh masyarakat, perangkat desa boleh juga, untuk anggota TNI-Polri tetap tidak boleh karena mereka kewenangannya lain," ujarnya.
Hani menjelaskan penyelenggaraan Pilkada 2020 di Gunungkidul menelan anggaran Rp27,7 miliar. Dari total anggaran itu, badan adhoc memakan anggaran cukup besar yakni sebesar 60,62% atau Rp16 miliar dari total seluruh anggaran.
Hani menambahkan badan Ad Hoc direncanakan akan bekerja selama 10 bulan sejak Februari hingga November 2020. Pendaftaran bakal diumumkan secara resmi melalui jalur yang telah ditentukan. "Pendaftaran kami umumkan secara resmi melalui kantor kecamatan dan media. Yang berpotensi silakan mendaftar," kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Indonesia Pilih Tak Jadi Co-Sponsor Resolusi Konflik Iran vs AS-Israel
Advertisement
Destinasi Wisata dengan Panorama Samudera dari Atas Karang Gunungkidul
Advertisement
Berita Populer
- Dana Desa Menyusut, DPRD DIY Soroti Dampak pada Program Kalurahan
- Grebeg Syawal Kraton Jogja Tahun Ini Tanpa Kirab Gajah, Ini Alasannya
- Buruh Rokok DIY Tolak Rencana Pemangkasan BLT Dana Bagi Hasil Cukai
- Jadwal Imsak, Subuh hingga Buka Puasa Jogja Sabtu 14 Maret 2026
- Jadwal KRL Solo-Jogja Sabtu 14 Maret 2026 dari Palur hingga Tugu
Advertisement
Advertisement







