KPU Ajak Warga Berpartisipasi dalam Badan Adhoc

Ilustrasi Pilkada
08 Desember 2019 20:12 WIB Muhammad Nadhir Attamimi Gunungkidul Share :

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Komisi Pemilihan Umum (KPU) Gunungkidul segera membentuk badan adhoc pada Januari 2020 mendatang. Diharapkan masyarakat bisa berpartisipasi dalam pemenuhan sumber daya manusia (SDM) yang kompeten dan berintegritas dalam menyukseskan Pilkada 2020.

"Kami berharap warga Gunungkidul yang memiliki potensi dan juga memiliki pengalaman dalam pelaksanaan pemilu sebelumnya dan masih memenuhi syarat, untuk mendaftar sebagai anggota badan adhoc demi suksesnya Pilkada 2020 di Gunungkidul," kata Ketua KPU Gunungkidul, Ahmadi Ruslan Hani, saat ditemui Harian Jogja, Sabtu (7/12/2019).

Menurut Hani, warga yang pernah menjadi anggota badan adhoc di pemilu sebelumnya masih bisa mendaftar untuk Pilkada 2020 dengan syarat belum menjadi badan adhoc melebihi dua periode. “"Semua pendaftar wajib menjalani seleksi awal meski sebelumnya pernah menjadi anggota adhoc," kata dia.

Sesuai tahapan pilkada, pendaftaran anggota badan adhoc dilaksanakan pada Januari 2020. "Pendaftaran anggota badan adhoc ada perubahan, rencananya dimulai 14 Januari," kata Hani.

Badan adhoc terdiri dari Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), Panitia Pemungutan Suara (PPS), hingga Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS).

Dalam Pilkada 2020, anggota badan adhoc diperbolehkan dari semua kalangan kecuali dari unsur TNI-Polri. "PNS boleh, tokoh masyarakat, perangkat desa boleh juga, untuk anggota TNI-Polri tetap tidak boleh karena mereka kewenangannya lain," ujarnya.

Hani menjelaskan penyelenggaraan Pilkada 2020 di Gunungkidul menelan anggaran Rp27,7 miliar. Dari total anggaran itu, badan adhoc memakan anggaran cukup besar yakni sebesar 60,62% atau Rp16 miliar dari total seluruh anggaran.

Hani menambahkan badan Ad Hoc direncanakan akan bekerja selama 10 bulan sejak Februari hingga November 2020. Pendaftaran bakal diumumkan secara resmi melalui jalur yang telah ditentukan. "Pendaftaran kami umumkan secara resmi melalui kantor kecamatan dan media. Yang berpotensi silakan mendaftar," kata dia.