Temui Sri Sultan, Pejabat Ceko Tawarkan Layanan Kereta dari Jogja ke YIA

Sekretaris Negara Kementerian Urusan Luar Negeri Republik Ceko Miloslav Stasek (kanan) seusai memberikan keterangan pers didampingi Gubernur DIY Sri Sultan HB X di Kepatihan, Senin (9/12/2019).-Harian Jogja - Sunartono.
09 Desember 2019 20:37 WIB Sunartono Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA—Pemerintah Republik Ceko menawarkan kerja sama untuk pengembangan transportasi kereta api dari Yogyakarta International Airport (YIA) di Kulonprogo menuju Kota Jogja. Bentuk nyata proyek kerja sama itu masih didiskusikan dengan PT Keret Api Indonesia (KAI).

Sekretaris Negara Kementerian Urusan Luar Negeri Ceko Miloslav Stasek menjelaskan tujuan utama dari pertemuannya dengan Gubernur DIY Sri Sultan HB X adalah untuk meningkatkan rencana kerja sama khsususnya Ceko dengan DIY yang sudah diinisiasi di sektor transportasi.

Pihaknya sudah melakukan pembicaraan, bahwa Pemerintah republik Ceko siap untuk ikut berpartisipasi terkait konektivitas antara bandara baru di Kulonprogo menuju sejumlah pusat tujuan wisata di Kota Jogja maupun Borobudur.

“Sudah ada peminatan dari beberapa perusahaan Ceko untuk berpartisipasi di proyek ini. Sementara pembicaraan dengan PT KAI untuk melakukan kerja sama terkait penyedia alat transportasi, khususnya di kereta api,” katanya usai bertemu Sultan di Kompleks Kepatihan, Kantor Gubernur DIY, Senin (9/12/2019).

Namun ia belum bisa memberikan gambaran detailnya karena sedang dibahas lebih rinci bersama PT KAI. “Sementara mulai dengan kereta penumpang dulu, nanti kalau sudah berjalan baik terbuka untuk kereta barang. Kami akan segera mulai pembicaraan dengan PT KAI tergantung hasil diskusi,” katanya.

Gubernur DIY Sri Sultan HB X mengatakan kerja sama itu akan dilakukan dengan beberapa perusahaan yang terkait dengan kereta api di Ceko, namun dikoordinasikan langsung oleh PT KAI. Adapun pertemuannya dengan Miloslav Stasek merupakan tindak lanjut dari kunjungan PT KAI ke Ceko tahun lalu. Adapun bentuk kerja sama tersebut merupakan penyediaan layanan transportasi, dalam hal ini kereta api dari Kota Jogja menuju YIA. Alasan memilih Ceko, karena kereta api yang dihasilkan sudah standar Jerman dan tergolong murah.

“Kerja samanya beberapa perusahaan yang terkait dengan kereta api di Ceko terkonsolidasi untuk bekerja sama dengan PT KAI. Tahun lalu sudah ada pembicaraan, karena PT KAI sudah ke Ceko bagaimana untuk kerja sama transportasi dari Kota Jogja ke airport [YIA]. Nanti keretanya itu model dari Ceko, karena standarnya kan kalau Ceko standar Jerman dan lebih murah,” ucap Sultan.