Jelang Nataru, Pemkab Bantul Gelar Operasi Pasar, Ini Dia Tanggalnya

Ilustrasi operasi pasar di depan Kantor Dinas Perdagangan Bantul. - Harian Jogja/David Kurniawan
17 Desember 2019 18:07 WIB Ujang Hasanudin Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL—Dinas Perdagangan Bantul berencana menggelar operasi pasar sejumlah bahan kebutuhan pokok menjelang Hari Raya Natal dan Tahun Baru 2020 (Nataru) ini . Operasi pasar digelar di sejumlah titik ini untuk menjaga ketersediaan dan stabilitas harga bahan pokok.

Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) Bantul, Sukrisna Dwi Susanta mengatakan operasi pasar sebenarnya sudah dilakukan sejak pekan pertama dan pekan kedua bulan ini di Desa Girirejo dan Desa Wukirsari, Kecamatan Imogiri. Pemilihan lokasi di kedua desa itu, kata dia, lantaran keduanya tergolong desa yang rawan pangan selain Desa Selopamioro, Kecamatan Imogiri; Desa Guwosari, Kecamatan Pajangan; dan Desa Trimurti, Kecamatan Srandakan.

Rencananya, operasi pasar akan kembali digelar pada Jumat (20/12/2019) dan Jumat (27/12/2019) Desember di depan Kantor Disdag Bantul. Sejumlah bahan kebutuhan pokok yang dijual dalam operasi pasar tersebut di antaranya beras, minyak goreng, gula pasir, telur ayam, tepung, dan bawang merah, “Harganya dipastikan di bawah harga pasaran,” kata Sukrisna saat ditemui seusai Rapat Koordinasi Persiapan Natal 2029 dan Tahun Baru 2020 di Boutique Hotel dan Resto, Kecamatan Kasihan, Bantul, Selasa (17/12/2019).

Operasi pasar akan dimulai pagi hingga siang hari dengan sasaran masyarakat dan aparatur sipil negara (ASN) Bantul. Sukrisna mengatakan saat ini harga kebutuhan pokok di pasaran terdapat sejumlah komoditas yang naik seperti telur ayam ras yang biasanya Rp22.000 per kilogram menjadi Rp24.000-25.000 per kilogram.

Untuk komoditas lain diakuinya kenaikan rata-rata Rp800-Rp1.500 per kilogram. Ia meyakini kenaikan harga kebutuhan pokok ini akan kembali normal pada awal Januari mendatang. Sukrisna meminta masyarakat untuk tidak panik karena stok bahan pangan di Bantul masih melimpah.