Kebakaran Tembus 153 Kasus di Gunungkidul, Warga Harus Aktif Mencegah
Sebanyak 153 kasus kebakaran terjadi di Gunungkidul hingga September 2026. DPRD meminta warga aktif mencegah kebakaran sejak dini.
Bupati Gunungkidul bercengkerama dengan anak balita di Dusun Grogol III, Desa Bejiharjo, Kecamatan Karangmojo, dalam kegiatan Tilik Posyandu dan Launching Ceting Bumia Kibaske Rok, Selasa (17/12/2019). /Harian Jogja-David Kurniawan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Pemkab Gunungkidul terus berupaya meningkatkan kesehatan ibu dan anak. Salah satunya dengan meluncurkan program Pencegahan Stunting Bayi Baru Lahir dengan Penurunan Anemia Ibu Hamil dan Gerakan Bebas Asap Rokok (Ceting Bumia Kebaske Rok) di Dusun Grogol 3, Desa Bejiharjo, Kecamatan Karangmojo, Selasa (17/12/2019).
Kepala Dinas Kesehatan Gunungkidul, Dewi Irawaty, mengatakan program kesehatan ibu dan anak melalui Ceting Bumia Kebaske Rok merupakan inisiasi dari UPT Puskesmas Karangmojo. Inovasi ini dilakukan karena adanya beberapa permasalahan di masyarakat seperti kelahiran bayi stunting, ibu kekurangan darah hingga asap rokok yang berpotensi mengganggu kesehatan keluarga. "Program ini diharapkan meningkatkan kesehatan keluarga khususnya ibu dan anak," katanya, Selasa.
Guna memaksimalkan program ini dibentuk Satuan Tugas (Satgas) Satu Satu Siaga yang terdiri dari kader posyandu. Keberadaan satgas ini menjadi garda terdepan dalam pelaksanaan program Ceting Bumia Kebaske Rok. Adapun tugas dari satgas untuk melakukan pengawasan terhadap ibu hamil untuk rutin meminum obat tambah darah selama tiga bulan serta mensosialisasikan gerakan anti asap rokok dalam masyarakat. "Satgas juga mendorong pemeriksaan ibu hamil secara berkala sehingga janin yang dikandung dapat tumbuh sehat dan terhindar dari stunting," ujar Dewi. Untuk sementara program Ceting Bumia Kebaske Rok difokuskan di Kecamatan Karangmojo. Meski demikian, tidak menutup kemungkinan program ini diterapkan di seluruh Gunungkidul.
Bupati Gunungkidul, Badingah, mendukung upaya pembuatan inovasi untuk meningkatkan kesehatan ibu dan anak melalui program Ceting Bumia Kibaske Rok. Diharapkan dengan program ini bisa menanggulangi sejumlah permasalahan seperti kelahiran bayu stunting hingga peningkatan kesehatan ibu hamil. “Ini penting dengan pencegahan juga sebagai upaya membentuk generasi muda yang sehat dan kuat,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 153 kasus kebakaran terjadi di Gunungkidul hingga September 2026. DPRD meminta warga aktif mencegah kebakaran sejak dini.
Wawali Surakarta Astrid Widayani ikut lomba mancing bersama warga di Sungai Toklo. Ia mengajak warga menjaga kebersihan sungai.
Film Djamin Setia Selamanya mengangkat perjuangan Djamin Ginting sekaligus membawa pesan keberanian menghadapi tantangan bagi generasi kini.
Jadwal SIM Sleman Senin 21 September 2026 di MPP Sleman, lengkap dengan lokasi layanan, jam operasional, syarat perpanjangan SIM A dan C.
Sekitar 180 komunitas motorsport Jogja mengikuti Road to Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 melalui konvoi dan Watch Party AustrianGP.
Manchester City menang 5-3 atas Sunderland pada pekan kelima Liga Inggris 2026/27. Semenyo cetak dua gol, Brobbey hattrick.