Asah Keberanian Anak dengan Kesenian

Siswa Olifant Preschool tengah menampilkan pertunjukan drama Beautiful Butterfly belum lama ini. - Ist
19 Desember 2019 07:27 WIB Mediani Dyah Natalia Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA—Olifant Preschool memfasilitasi siswa untuk meningkatkan keberanian dan kepercayaan diri sejak dini dengan berbagai cara. Salah satunya dengan memberikan ruang bagi anak dalam sebuah pentas seni. 

Marketing Communication Olifant Preschool Mariana Hastuti mengatakan salah satu karakter yang perlu dikembangkan saat usia dini adalah keberanian dan rasa percaya diri agar anak dapat belajar untuk beradaptasi atau kesediaan untuk mencoba hal-hal yang baru. “Pada saat anak sudah memiliki keberanian dan kepercayaan diri, mereka akan lebih terbuka untuk mencoba hal-hal yang baru, termasuk pengetahuan dan lingkungan baru yang didapatkan,” katanya dalam rilis, Rabu (18/12).

Selain itu, ketika anak nyaman berinteraksi dengan lingkungan yang lebih luas, maka mereka juga akan dengan mudah menerima pengetahuan baru untuk memperluas wawasan mereka sehingga kemampuan kognitif mereka meningkat.

Apalagi, kata dia, di masa mendatang, generasi ini akan berinteraksi dan bersaing dengan banyak orang dari berbagai latar belakang dan dari berbagai penjuru dunia. Tidak hanya berinteraksi dan bersaing orang lain, mereka juga akan berhadapan dengan berbagai teknologi yang muncul di masa mendatang. Mereka harus memiliki karakter dasar supaya mereka dapat menjadi bagian dari warga dunia dan dapat mengambil peran yang menunjukkan kemampuan dirinya.

Olifant Preschool menjadikan pengembangan karakter di atas sebagai sebuah hal yang penting. Salah satu wujud stimulasi tersebut berupa presentasi akhir tahun dari siswa Olifant Playgroup dalam kegiatan PG Show. Kegiatan ini berupa panggung pertunjukkan anak - anak yang disaksikan oleh orang tua.

Menariknya, kata dia, dalam setiap presentasi, anak ditampilkan bersama dengan teman sekelas. Pertunjukan dalam presentasi tersebut merupakan bagian dari pelajaran yang sudah dipelajari anak - anak. “Anak-anak yang berusia dua tahun menampilkan pertunjukan dengan judul Everyone Can Fly dan Transportation Dance. Pertunjukan ini merupakan salah satu bentuk hasil belajar anak-anak mengenai berbagai macam transportasi dan aturannya,” ujar dia.

Di kelas tiga tahun, siswa menampilkan pertunjukan drama Beautiful Butterfly mengenai metamorfosis kupu-kupu. Anak-anak ada yang berperan sebagai telur, ulat, kepompong, kupu-kupu juga berbagai pohon.

Melalui kegiatan ini anak-anak sedang belajar berbagai hal. Mereka belajar tentang pengetahuan, belajar percaya diri, belajar motorik kasar melalui kesesuaian gerakan tari, belajar mengenai mengulang dialog singkat dalam drama, dan tentu saja dilakukan dengan cara yang menyenangkan dan dinikmati anak-anak. Orang tua hadir menyaksikan acara ini untuk mendukung dan mengapresiasi keberanian serta usaha yang dilakukan anak-anak.