Advertisement
PILKADA SLEMAN: Satu Bakal Calon Perseorangan Dibimtek KPU
Ilustrasi Pilkada
Advertisement
Harianjogja.com, SLEMAN--Salah satu bakal calon perseorangan dalam Pilkada Sleman mendapatkan bimbingan teknis (bimtek) terkait dengan penggunaan dan pengisiian formulir sistem informasi pencalonan (silon) dari KPU Sleman.
Ketua KPU Sleman Trapsi Haryadi membenarnkan adanya seorang bakal calon perseorangan yang berkonsultasi dengan KPU Sleman. Bahkan KPU Sleman juga sudah memberikan bimtek bagi operator pengisian Silon. "Surat mandatnya [bakal calon [perseorangan] sudah diserahkan, kami juga sudah memberikan bimtek soal pengisian Silon," katanya seusai menerima kunjungan dari anggota DPD RI asal DIY GKR Hemas, Kamis (19/12/2019).
Advertisement
Disinggung soal identitas bakal calon perseorangan tersebut, Trapsi enggan membeberkannya. Dia hanya memastikan bahwa yang bersangkutan berasal dari kalangan pengusaha.
Trapsi menjelaskan kesiapan KPU menerima pasangan calon perseorangan sudah dilakukan. Pendaftaran bakal calon perseorangan akan diterima 19 hingga 23 Februari. Adapun minimal dukungan yang harus dipenuhi calon perseorangan sebanyak 58.096 dukungan.
BACA JUGA
Saat ini, KPU Sleman sedang menyiapkan pembentukan petugas pemilih kecamatan (PPK) yang akan dilakukan pada pertengahan Januari 2020. KPU juga tengah menunggu Daftar Penduduk Pemilih Potensial Pemilu (DP4) dari Kemendagri sebelum nantinya memutakhirkan data pemilih. "Secara umum tahapan-tahapan sudah kami lakukan. Sudah kami sampaikan saat GKR Hemas datang, termasuk mengakomodasi pemilih dari kalangan mahasiswa," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Megawati: Perempuan Tak Perlu Memilih antara Keluarga dan Ruang Publik
Advertisement
Wisata ke Meksiko Dilarang Bawa Vape, Turis Terancam Penjara 8 Tahun
Advertisement
Berita Populer
- Jadwal Bus KSPN Malioboro-Pantai Baron Selasa 3 Februari 2026
- Operasi Keselamatan Progo 2026, Polresta Jogja Bidik Pelanggar Lalin
- Dana Hibah Padukuhan Sleman Rp30,3 Miliar Masih Tunggu Regulasi
- APBD Sleman 2026 Gelontorkan Rp5,24 Miliar Rehabilitasi Sosial
- Pemkot Jogja Anggarkan Rp14,8 Miliar Perkuat Drainase 2026
Advertisement
Advertisement



