Jelang Nataru, Jumlah Penumpang di YIA Meningkat

Pesawat di Yogyakarta International Airport, Kulonprogo. - Harian Jogja/Desi Suryanto
21 Desember 2019 19:27 WIB Jalu Rahman Dewantara Kulonprogo Share :

Harianjogja.com, KULONPROGO - Pergerakan penumpang untuk penerbangan domestik di Bandara Internasional Yogyakarta, atau Yogyakarta International Airport (YIA) jelang perayaan Natal 2019 dan Tahun Baru 2020 (Nataru) menunjukkan peningkatan sejak beberapa hari terakhir.

Posko Terpadu Monitoring Angkutan Nataru 2019/2020 di YIA mencatat jumlah penumpang pada H-5 atau Jumat (20/12/2019) mencapai 2.591 orang, terdiri dari 1.614 kedatangan dan 977 keberangkatan. Jumlah itu naik dibandingkan Kamis (19/12/2019) sebanyak 1.603 penumpang, dengan rinciannya, 957 kedatangan dan 646 keberangkatan.

Perlu diketahui jumlah penumpang di YIA rata-rata per hari 2.000 penumpang. Ada 34 izin rute yang diizinkan di YIA, tetapi delapan di antaranya no operation seperti penerbangan ke Batam dan Bali, dua rute belum diterbangkan diperkirakan karena pasar yang belum menggairahkan.

Airport Operation and Service Senior Manager PT Angkasa Pura (AP) 1, Nyoman Noer Rohim, mengatakan kenaikan jumlah penumpang di YIA tak lepas dari adanya penerbangan tambahan atau umum disebut extra flight.

Untuk menghadapi Nataru, PT AP 1 telah mengeluarkan kebijakan bahwa penerbangan tambahan menuju Jogja yang biasanya dilangsungkan Bandara Internasional Adisutjipto, Sleman, tahun ini seluruhnya digelar di YIA.

Adapun maskapai yang melayani ekstra flight di YIA adalah Garuda Indonesia. Maskapai pelat merah tersebut beroperasi dengan total 10 penerbangan. "Pada Jumat sebanyak dua penerbangan sudah dilakukan, lalu, tanggal 21 ada satu penerbangan dan tanggal 22 dijadwalkan dua penerbangan," ujar Nyoman, Sabtu (21/12/2019).

Nyoman memprediksi jumlah penumpang akan semakin banyak pada Minggu (22/12/2019). Sebab pada Selasa (24/12/2019) sudah mulai cuti bersama dan pada Rabu (25/12/2019) sudah masuk perayaan Natal. "Berhubung Senin (23/12/2019) adalah hari kejepit, ada kemungkinan banyak pegawai yang memilih libur, dan berangkat pada Minggu," ucapnya.