Warga Jogja Diminta Beri Kesempatan Wisatawan, Kalau Gak Penting Banget Jangan Keluar Rumah Pakai Mobil

Wakil Gubernur DIY KGPAA Sri Paduka Paku Alam X dalam wawancara dengan wartawan di Gedhong Pare Anom, Kompleks Kepatihan, Kamis (26/12/2019). - Harian Jogja/Sunartono
27 Desember 2019 09:47 WIB Sunartono Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA—Warga Jogja diimbau untuk memberikan kesempatan kepada wisatawan luar DIY maupun asing untuk bisa menikmati sejumlah tempat wisata di Jogja selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2019. Juru parkir juga diminta untuk dapat menata parkir lebih kondusif, karena kondisi parkir sering menjadi penyebab kemacetan.

Wakil Gubernur DIY KGPAA Sri Paduka Paku Alam X mengimbau kepada seluruh warga Jogja untuk memberikan kesempatan kepada warga luar DIY atau wisatawan untuk melakukan liburan menikmati Jogja. Sehingga disarankan agar tidak menggunakan kendaraan roda empat keluar rumah jika tidak untuk suatu urusan yang penting. Imbauan itu disampaikan demi mengurangi volume kendaraan roda empat yang masuk ke Kota Jogja sekaligus mengurangi kemacetan.

“Dalam rangka libur perayaan natal dan tahun baru, ada imbauan kepada warga jika tidak terlalu penting, jika tidak ada urusan mendesak tidak perlu keluar pakai kendaraan roda empat, berilah kesempatan kepada tamu kita wisatawan baik dalam dan luar negeri,” terangnya saat ditemui wartawan di Gedhong Pare Anom, Kompleks Kepatihan, Kamis (26/12/2019).

Di sisi lain, Wagub juga meminta kepada pemerintah di kabupaten dan kota di DIY melakukan kerja sama secara menyeluruh dalam rangka pengaturan arus lalu lintas. Koordinasi antarapemerintah kabupaten dan kota ini diyakini dapat meningkatkan pengembangan peluang usaha sehingga keramaian tidak terpusat di titik tertentu saja.

“Ada harapan ke depan kerja sama yang lebih komprehensif antara kabupaten yang ada di Jogja, artinta koordinasi dalam rangka pengaturan arus lalu lintas, sehingga area yang memang disinyalir rawan macet bisa teratasi dan kemungkinan besar ketika arus diatur dengan lebih komprehensif tentu peluang usaha kecil kuliner dan tempat wisata akan lebih banyak yang tumbuh,” katanya.