Hilang Dua Hari, Warga Lendah Ditemukan Tak Bernyawa di Parit

Jasad Paijo Karso Utomo saat ditemukan di parit Dusun Pulo, Desa Brosot, Kecamatan Galur, Rabu (8/1/2020). - Ist/dok
09 Januari 2020 03:17 WIB Jalu Rahman Dewantara Kulonprogo Share :

Harianjogja.com, KULONPROGO-- Sempat dilaporkan hilang sejak Senin (6/1/2020) lalu, Paijo Karso Utomo, 95, warga Dusun Botokan, Desa Jatirejo, Kecamatan Lendah, ditemukan tak bernyawa, Rabu (8/1/2020) sekitar pukul 11.15 WIB. Jasad pria lanjut usia itu ditemukan di dasar parit di Dusun Pulo, Desa Brosot, Kecamatan Galur, atau sekitar 2 km dari tempat tinggalnya.

Koordinator SAR Linmas Rescue Istimewa (SRI) Wilayah V Glagah Aris Widiatmoko menerangkan jasad Paijo ditemukan oleh seorang warga bernama Gimin, yang tengah mencari ikan. Ketika menyisir selokan, Gimin melihat benda mencurigakan. Saat didekati, ternyata benda itu adalah tubuh manusia dalam kondisi telungkup.

"Dari warga kemudian laporan ke kepala dusun setempat dan ditindaklanjuti ke kepolisian dan segera berkoordinasi dengan Tim SAR dan PMI Kulonprogo," kata Aris, Rabu sore.

Setelah dilakukan koordinasi, lanjut Aris, pihaknya bersama kepolisian, PMI langsung menunjukkan lokasi, dilanjutkan evakuasi.

Kapolsek Galur Kompol Sutikno menerangkan dari hasil identifikasi, diketahui mayat tersebut adalah Paijo, warga yang dilaporkan hilang beberapa hari lalu. Adapun berdasarkan pemeriksaan tim medis Puskesmas Galur dan tim Inafis Polres Kulonprogo, tidak diketemukan adanya tanda tanda penganiayaan di tubuh korban. Dugaan sementara pihak kepolisian, tewasnya korban akibat terpeleset.

"Kami dapat informasi dari sejumlah saksi jika korban sebelumnya hendak buang air besar, tapi terpeleset dan terbawa arus deras sampai ke selokan Pulo," ujarnya.

Staff Humas PMI Kulonprogo Wisnu Rangga, menambahkan setelah dilakukan pemeriksaan yang turut disaksikan keluarga korban, jasad Paijo langsung dibawa ke rumah duka di Dusun Botokan.