Warga Bantul Tewas Terlindas Truk Pertamina Pengangkut BBM

Ilustrasi mayat. - Antara
04 Desember 2019 18:57 WIB Ujang Hasanudin Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL-Kecelakaan maut terjadi di Jalan Pajangan-Sedayu, tepatnya di Dusun Pijenan, Desa Wijirejo, Kecamatan Pandak, Rabu (4/12/2019) pagi. Diana, 35, warga dusun sekitar tempat kejadian meregang nyawa setelah terlindas truk pengangkut bahan bakar minyak (BBM) milik Pertamina.

Kepala Unit Kecelakaan Satuan Lalu Lintas Polres Bantul, Iptu Maryono mengatakan kecelakaan maut itu terjadi sekitar pukul 07.30 WIB. Saat itu korban yang mengendarai sepeda motor Supra bernomor polisi AB 2285 GB, melaju dari arah barat ke timur. Sampai lokasi kejadian sepeda motor korban menyenggol pemotor yang ada di depannya.

Korban menyenggol motor karena motor di depannya yang dikendarai Suripni, 33, warga Dusun Ngambah, Desa Caturharjo, Kecamatan Pandak, Bantul berhenti mendadak, dikarenakan ada lubang di jalan tersebut. “Karena yang didepan mengerem mendadak, nah yang dibelakang [korban] menyenggol motor di depannya, kemudian oleng ke kanan,” kata Maryono.

Saat bersamaan, dari arah berlawanan, melaju truk tangki pengangkut BBM bernomor polisi E 9716 YA yang dikemudikan oleh Erwan Dewangga, 31, warga Desa Gilangharjo, Kecamatan Pandak, Bantul. Truk tersebut kemudian menghantam korban yang terjatuh dari motornya. “Korban sempat terseret sekitar 10 meter dan meninggal dunia di TKP,” ujar Maryono.

Ia mengatakan korban meninggal dunia karena mengalami luka yang cukup parah dibagian kepala. Korban kemudian dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah Panembahan Senopati Bantul, lalau diserahkan kepada pihak keluarga. Sementara untuk Suripni dan pengemudi truk.

Lebih lanjut mantan Kanit Lantas Polsek Bambanglipuro ini mengatakan beberapa titik di Jalan Pajangan-Sedayu memang cukup rawan terjadi kecelakaan, karena kondisi jalan yang tidak lurus dan terdapat beberapa lubang.

Terkait truk tanki Pertamina pengangkut BBM ini belum ada pernyataan resmi dari pihak Pertamina. Humas PT. Pertamina Patra Niaga, Ayulia mengaku belum bisa memberikan pernyataan karena belum mendapat informasi detail dari lokasi kejadian, “[Kejadian ini] masih diinvestigasi pihak berwewenang,” kata Ayu.