Pemkab Gunungkidul Pastikan Gaji ASN dan PPPK Aman hingga Akhir 2026
Pemkab Gunungkidul memastikan gaji ASN dan PPPK aman hingga akhir 2026 meski belanja pegawai masih mencapai sekitar 39 persen APBD.
Salah seorang pedagang melintas di lokasi gedung baru Pasar Legundi di Desa Girimulyo, Kecamatan Panggang, Senin (29/4/2019)./Harian Jogja-David Kurniawan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Pemkab Gunungkidul mengalokasikan anggaran Rp1,5 miliar untuk penyempurnaan Pasar Legundi di Desa Girimulyo, Kecamatan Panggang. Dana ini digunakan untuk pembangunan kios dan los pasar, tempat parkir hingga pos satpam.
Kepala Bidang Pasar Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Gunungkidul, Ari Setiawan, mengatakan pembangunan Pasar Legundi sudah dilakukan di 2018. Untuk merevitalisasi pasar, Pemkab mendapatkan anggaran Tugas Pembantuan (TP) dari Kementerian Perdagangan Rp6 miliar.
Menurut Ari, meski sudah dibangun dan telah beroperasi, Pasar Legundi masih butuh penyempurnaan. Tahun ini Pemkab mengalokasikan anggaran untuk penyempurnaan. “Total anggaran yang disediakan untuk Pasar Legundi mencapai Rp1,5 miliar,” kata Ari kepada Harian Jogja, Rabu (15/1/2019).
Dia menjelaskan pagu anggaran yang disediakan bersumber dari Dana Alokasi Umum (DAU) sebesar Rp286 miliar dan Dana Alokasi Khusus (DAK) sebesar Rp1,3 miliar. Rencananya anggaran ini digunakan untuk pematangan lahan, pembuatan kios dan los baru, tempat parkir hingga pos satpam. “Kami sudah melakukan survei sebagai langkah awal untuk pembangunan Pasar Legundi tahap kedua,” katanya.
Ari menuturkan upaya penyempurnaan pasar tidak lepas dari lokasi pasar yang berada di kawasan strategis karena berada di dekat Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS). Diharapkan dengan penyempurnaan ini maka potensi pasar ini dapat dimaksimalkan. “Pasar legundi buka tiap hari, tetapi paling ramai saat pasaran Wage [penanggalan jawa]. Harapannya dengan penyempurnaan, maka setiap hari pasar terus ramai,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Gunungkidul memastikan gaji ASN dan PPPK aman hingga akhir 2026 meski belanja pegawai masih mencapai sekitar 39 persen APBD.
BMKG mengimbau petani menyesuaikan pola tanam dan memilih varietas tahan kering untuk mengurangi risiko gagal panen akibat El Nino.
Warga Desa Kahuman, Klaten, menggelar Sendratari Manusuk Sima untuk mengangkat sejarah Upit, permukiman kuno yang telah berusia 1.160 tahun.
BMKG memprakirakan gelombang laut di perairan selatan Bali mencapai 6 meter pada 5-8 Agustus 2026 akibat aktifnya monsun Australia.
BPKH menyalurkan Nilai Manfaat Tahap I 2026 senilai Rp2,06 triliun kepada sekitar 5,7 juta calon jamaah haji reguler dan khusus.
Polsek Semin memeriksa empat saksi dalam kasus pembuangan bayi di Gunungkidul. Polisi memastikan kasus ini tidak terkait peristiwa bunuh diri di Ponjong.