Revitalisasi Sentra Pasar Ikan Ponjong Terbentur Anggaran

Seorang pengendara sepeda motor melintas di depan bangunan Sentra Pasar Ikan di Dusun Sanggrahan, Desa Umbulrejo, Kecamatan Ponjong, yang tidak berfungsi sejak bertahun-tahun lalu, belum lama ini. - Harian Jogja/David Kurniawan
14 Januari 2020 21:17 WIB David Kurniawan Gunungkidul Share :

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Dinas Kelauatan dan Perikanan (DKP) Gunungkidul memiliki wacana menghidupkan kembali Sentra Pasar Ikan di Dusun Sanggrahan, Desa Umbulrejo, Kecamatan Ponjong. Meski demikian, upaya ini belum maksimal karena terbentur anggaran.

Kepala DKP Gunungkidul, Krisna Berlian, mengatakan keberadaan sentra jual beli ikan di Ponjong sudah lama mangkrak dan tidak digunakan. Sejak 2019 Pemkab berusaha merevitalisasi agar fasilitas tersebut dapat dimanfaatkan. “Sentra Pasar Ikan Ponjong tidak kami biarkan mangkrak,” kata Krisna kepada Harian Jogja, Selasa (14/1/2019).

Menurut dia, untuk revitalisasi pada 2019 Pemkab mengalokasikan anggaran Rp40 juta. Anggaran ini digunakan untuk perbaikan atap di sekitar lokasi yang rusak. “Ini baru awal karena upaya menghidupkan kembali Sentra Pasar Ikan Ponjong terus kami lakukan,” tuturnya.

Meski demikian, Krisna menyadari upaya revitalisasi tidak mudah karena terbentur anggaran. Dia mencontohkan untuk tahun ini anggaran di DKP dipotong 50% dibandingkan dengan alokasi di 2019. “Kami tidak miliki banyak anggaran sehingga revitalisasi tahun ini hanya sebatas membersihkan sejumlah kolam ikan yang ada di Sentra Pasar Ikan,” kata mantan Kepala Dinas Peternakan ini.

Disinggung mengenai program revitalisasi pasar ikan, Krisna menuturkan jajarannya memiliki wacana agar bangunan tidak mangkrak, maka peruntukannya diubah. Saat awal dibangun diperuntukkan jual beli ikan, tapi ke depan akan dijadikan showroom untuk aneka ikan mulai dari konsumsi hingga ikan hias. “Kolam-kolamnya sudah ada dan tinggal diperbaiki,” katanya.