Mbah Rubingah Sudah Dipertemukan dengan Orang yang Menendangnya, Begini Akhir Kasusnya

Mbah Rubingah yang viral ditendang dan diseret di Sleman. - Detikcom/ Jauh Hari Wawan S
24 Januari 2020 13:47 WIB Abdul Hamied Razak Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN- Rubingah, warga Kranggan I Jogotirto, Berbah, yang sempat menghilang setelah menjadi korban tindak kekerasan di Pasar Gendeng Madurejo Prambanan, Senin (20/1/2020) lalu, Akhirnya ditemukan. Nenek berusia 64 tahun tersebut ditemukan di sekitar Prambanan.

Hal tersebut disampaikan Kepala Dukuh Kranggan I Jogotirto Berbah Sleman, Suharmadi. Rubingah ditemukan pada Kamis (22/1/2020) malam dan saat ini sudah menempati kediamannya. Hanya saja, Suharmadi enggan membeberkan kronologi ditemukannya Rubingah. "Alhamdulillah ibu Rubingah ditemukan dalam keadaan keadaan baik-baik saja," katanya, Jumat (24/1/2020).

Usai ditemukan, kata Suharmadi, Rubingah juga sudah dipertemukan dengan pelaku yang menendangnya usai dituduh melakukan tindak pengutilan, Ngadirin. Baik pelaku maupun korban, lanjutnya, sudah saling memaafkan. Sebagai wakil dari keluarga, kata Suharmadi, dia berharap kasus tersebut dapat diselesaikan dengan kekeluargaan.

Atas keputusan tersebut, dia meyakini ada banyak yang tidak puas. Namun Suharmadi menilai penyelesaian kasus tersebut secara kekeluargaan merupakan keputusan terbaik. Apalagi pelaku juga dengan tulus telah meminta maaf kepada Mbah Rubingah, keluarga dan juga masyarakat.

"Setelah mempertimbangkan banyak hal, banyak aspek. Kami sudah rembugan dengan keluarga terutama anaknya (Rubingah) dan juga pak dukuh Nogosari. Kami ambil ini buat kebaikan semuanya. Kami tidak mencari musuh, tetapi mencari saudara," katanya.

Sekadar diketahui, aksi kekerasan yang dialami Rubingah setelah diduga mengutil di Pasar Gendeng Madurejo Prambanan. Aksi yang dilakukan Ngadirin tersebut menjadi viral. Kepolisian pun turun tangan menangani kasus tersebut. Setidaknya lima orang sudah diperiksa oleh penyidik dari Polsek Prambanan.

Kasi Humas Polsek Prambanan Aiptu Ahmad Mukhlis mengatakan sampai saat ini pihak-pihak yang terlibat dalam kasus yang menimpa Rubingah statusnya masih sebagai saksi. "Kami belum bisa meminta keterangan Rubingah. Belum ada perkembangan semua yang diperiksa masih sebatas saksi," katanya.