9 Proyek Strategis di Sleman Tahun Depan Mulai Disiapkan, Ini Daftarnya

Ilustrasi Pekerjaan proyek perbaikan jalan oleh DPUP ESDM DIY - JIBI/Harian Jogja/Gigih M.Hanafi
30 Januari 2020 11:47 WIB Abdul Hamied Razak Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN- Pemkab Sleman mulai merencanakan pembangunan sembilan proyek strategis pada tahun 2021. Sejumlah proyek mulai dari penataan kawasan ekonomi, masalah sampah hingga proyek infrastruktur lainnya akan dikerjakan tahun depan.

Bupati Sleman, Sri Purnomo menjelaskan secara garis besar kesembilan proyek strategis tersebut terdiri dari pembangunan kawasan ekonomi terpadu, pemantapan operasional mall pelayanan publik (MPP) di mana tahun ini dibangun gedung MPP yang lebih representatif.

Selain itu, Pemkab juga merencanakan untuk membangun Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) baik di Tambakboyo, Condongcatur maupun Ambarketawang, Gamping. "Tahun depan juga akan dibangun RSUD Prambanan di lokasi baru," katanya Sri Purnomo, Rabu (29/1/2020).

Untuk memaksimalkan layanan air bersih, Pemkab juga akan meningkatkan cakupan layanan air minum. Termasuk melakukan pelebaran ruas jalan jembatan Grembayangan untuk menghubungkan Grembyangan (Prambanan) dengan Lor loji (Berbah). Rencana pembangunan Taman Budaya yang sempat sebelumnya berada di Godaan akan dibangun di Pandowoharjo, Sleman.

"Tahun depan, Pemkab juga akan revitalisasi sejumlah pasar tradisional dan penataan kawasan penanda kabupaten di Gamping," kata Sri.

Agar program pembangunan tahun depan dapat berjalan sesuai rencana, Pemkab mulai menyusun Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2021. Kegiatan ini merupakan pelaksanaan Rencana Pembangunan Jangka Panjang  (RPJP) Sleman tahun ke-16 dan pelaksa­naan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) tahun ke-6 guna mewujudkan visi Sleman.

Penyusunan RKPD dilaksanakan menggunakan empat pendekatan, yaitu pendekatan teknokratik, partisipatif, politis, bottom-up dan top-down. "Dokumen RKPD berperan penting untuk menjembatani kepentingan perencanaan jangka menengah dengan perencanaan dan penganggaran tahunan," jelas Sri.

Untuk menjamin terciptanya integrasi, sinkronisasi, sinergitas antar wilayah, antar ruang dan antar waktu serta antar urusan pemerintahan dan para pemangku kepentingan pembangunan daerah, keberadaan RKPD diharapkan mampu menyelesaikan berbagai permasalahan secara terintegrasi dan komprehensif. "Tahun depan kami ingin mengoptimalkan potensi daerah menuju kemandirian dan kesejahteraan masyarakat Sleman yang berbudaya," tambahnya.

Sementara itu, Sekretaris Bappeda, Arif Setio Laksito menjelaskan penyusunan RKPD bagian dari kegiatan Musrenbang. Tahap penyusunan RKPD dimulai dengan penyampaian rancangan awal RKPD kepada Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD). Musrenbang ini dilanjutkan Musrenbang Kabupaten di tiap kecamatan, Forum Paparan Camat, Forum Perangkat Daerah dan rapat teknis lainnya.

"Rangkaian kegiatan ini bertujuan untuk memberikan masukan bagi perangkat daerah untuk menyempurnakan rancangan Renjanya," kata Arif.

9 Proyek Pembangunan Strategis Pada 2021

1. Pembangunan kawasan ekonomi terpadu.
2. Pemantapan operasional mall pelayanan publik (MPP)
3. Pembangunan dua TPST baik di Tambakboyo, Condongcatur dan Ambarketawang, Gamping.
4. Pembangunan RSUD Prambanan di lokasi baru.
5. Perluasan cakupan layanan air bersih.
6. Pelebaran ruas jalan jembatan Grembayangan untuk menghubungkan Grembyangan (Prambanan)
7. Pembangunan Taman Budaya di Pandowoharjo, Sleman.
8. Revitalisasi sejumlah pasar tradisional
9. Penataan kawasan penanda kabupaten di Gamping