Kalibawang Heboh Durian Tegaskan Eksistensi Kalibawang sebagai Sentra Durian

Suasana bazaar durian dalam acara bertajuk Kalibawang Heboh Durian di di Embung Tonogoro, Kalurahan Banjaroya, Kapanewon Kalibawang, Sabtu (1/2/2020). - Harian Jogja/Jalu Rahman Dewantara
01 Februari 2020 18:07 WIB Jalu Rahman Dewantara Kulonprogo Share :

Harianjogja.com, KULONPROGO-- Dinas Pertanian dan Pangan Kulonpogo menyelenggarakan festival durian di Embung Tonogoro, Kalurahan Banjaroya, Kapanewon Kalibawang, Sabtu (1/2/2020). Acara bertajuk Kalibawang Heboh Durian itu bertujuan untuk menegaskan durian sebagai komoditas unggul Kulonpogo.

Kepala Disperpangan Kulonpogo, Aris Nugroho mengatakan melalui kegiatan ini pihaknya berupaya mengangkat komoditas durian khususnya yang tumbuh di Banjaroya, agar makin dikenal masyarakat. Di samping itu juga mencoba merangsang kreativitas kelompok tani setempat untuk bisa menjajakan durian dalam bentuk olahan makanan agar nilai jualnya lebih tinggi.

"Bisa kita lihat selain buah durian juga ada bazar makanan olahan durian yang dikembangkan oleh kelompok wanita tani di kawasan ini," ujar di sela-sela acara Sabtu pagi.

Penyelenggaraan acara ini juga dalam rangka menyambut pengoperasian penuh Bandara Internasional Yogyakarta atau Yogyakarta International Airport pada Maret mendatang. Diharapkan dampak dari pengoperasian penuh YIA bisa dirasakan Banjaroya yang termasuk dalam jajaran Desa Wisata di DIY.

"Harapannya banyak wisatawan datang ke sini," kata Aris.

Banjaroya sendiri, merupakan salah satu kawasan sentra budidaya durian di Kulonprogo. Di kalurahan ini tumbuh ratusan ribu pohon durian dengan pelbagai varietas antara lain Menoreh Kuning, Menoreh Jingga, Abu dan Salimin. Untuk Menoreh Kuning dan Jingga, kini sudah mendapat sertifikat dari BPTP Yogyakarta sebagai varietas lokal unggul nasional. Sedangkan dua varietas lain, masih dalam tahap sertifikasi.

"Secara umum untuk Kalibawang memang masuk kawasan sentra budidaya durian, pada 2019 kami mencatat total produksi durian di Kulonprogo sebanyak 4.839 ton dan kontribusi terbesar di Kalibawang yakni 1.936 ton," jelas Aris.

Bupati Kulonprogo, Sutedjo, mengatakan acara ini cocok bagi masyarakat penggila durian karena turut dihadirkan bazzar durian murah dan hasil olahan makan durian. Diharapkan kegiatan serupa bisa digelar setiap tahun karena berpotensi meningkatkan kunjungan wisatawan.