Tiket Ludes 15 Menit, MJM 2026 Siap Dongkrak Wisata Jogja
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Wali Kota Jogja Haryadi Suyuti (tengah) mengecek kondisi saluran yang digunakan untuk menanam kabel di kawasan pedestrian Jalan Jenderal Sudirman, beberapa waktu lalu./Harian Jogja-Lugas Subarkah
Harianjogja.com, JOGJA—Upaya penataan kabel yang semrawut dan mengganggu pemandangan kota Jogja terkendala terbatasnya tempat dan anggaran. Hingga kini instalasi kabel yang sudah diturunkan oleh Pemkot Jogja baru kabel fiber opticmilik 13 provider di Jalan Jendral Sudirman, sementara kabel PLN masih menjuntai semrawut di atas.
Manajer PT PLN Area Jogja, Eric Rossi, menjelaskan sistem ducting untuk kabel PLN berdampingan dengan provider dan gas sebenarnya bisa dilakukan. Hanya untuk kabel PLN akan memakan banyak tempat, karena untuk kabel sambungan ke setiap pelanggan juga memerlukan ducting.
“Semisal di pedestrian Jalan Jendral Sudirman, itu kan ada Bank Mandiri, Pizza Hut dan lainnya, itu harus di-ducting sendiri-sendiri. Kan jadi banyak nanti ducting-nya. Jelas lebih makan tempat kalau di bawah,” ujarnya, Senin (3/2/2020).
Jika dari sisi keamanan, Eric mengakui sistem ducting lebih aman, sebab jika di atas rentan terkena pohon terutama saat ada angin kencang atau hujan yang bisa mengakibatkan putusnya kabel. “Salurannya memang lebih bagus lewat ducting. Tapi memang kalau ada perbaikan, ducting lebih lama karena perlu dibongkar dulu,” ujar dia.
Proses ducting, imbuh dia, tidak akan mengganggu suplai listrik ke pelanggan, karena selama proses akan digunakan jaringan cadangan. “Kalau maunya kami dan juga sudah koordinasi dengan Pemkot, dari Jembatan Gondolayu ke barat sampai Tugu, terus ke selatan sampai Krapyak, biar rapi. Tapi masih terkendala biaya yang tidak sedikit dan proses ducting yang lama,” ujarnya.
Maka kesepakatan sementara, meski belum bisa dikerjakan tahun ini, proses ducting baru akan dilakukan di sekitar Tugu Jogja. “Kalau misalnya nanti ada anggaran kemungkinan ditambah, tidak harus 100 meter. Semisal yang Tugu ke selatan juga bisa dikerjakan bersamaan ya jalan,” katanya.
Jika ducting kabel PLN direncanakan di area 100 meter dari ke timur, barat, selatan dan utara dari Tugu Jogja, maka konsekuensinya adalah travo yang ada di area tersebut harus dimundurkan pula dari Tugu Jogja setidaknya hingga 100 meter.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Mediasi tambang CV BKS dan warga Padukuhan Karang Kulon Progo menghasilkan titik temu. Pemda DIY menjelaskan legalitas perizinan.
Jadwal SIM Keliling Kulonprogo hari ini 30 September 2026, lengkap dengan lokasi, jam pelayanan, syarat, dan ketentuan perpanjangan SIM.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 30 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Cek jam keberangkatan, kedatangan tiap stasiun dan tarif Rp8.000.
Dokter Yoga Yuniadi meluruskan anggapan obat hipertensi menyebabkan ginjal rusak dan menjelaskan pentingnya menjaga tekanan darah tetap terkendali.
Kuota LPG 3 kg 2027 dipangkas menjadi 8 juta ton. Pemerintah menyiapkan CNG, jargas, dan kompor listrik sebagai energi alternatif.