Advertisement

Novelis Ayu Utami Sampaikan Kuliah Umum di Sanata Dharma

Media Digital
Selasa, 04 Februari 2020 - 19:57 WIB
Bhekti Suryani
Novelis Ayu Utami Sampaikan Kuliah Umum di Sanata Dharma Novelis Ayu Utami (kanan) saat menyampaikan kuliah umum di Kampus USD, Selasa (4/2/2020).-Harian Jogja - Rahmat Jiwandono

Advertisement

Harianjogja.com, SLEMAN—Universitas Sanata Dharma (USD) menyelenggarakan kuliah umum di Auditorium Driyarkara pada Selasa (4/2). Kuliah umum kali ini bertajuk Agama, Pencarian Diri dan Transformasi Sosial dengan pembicara novelis kondang Ayu Utami.

Ketua Panitia Kuliah Umum, Mutiara Andalas, mengatakan kuliah umum sebagai upaya menjawab pertanyaan generasi Z seputar pencarian jati diri mereka, juga persoalan-persoalan manusia dan pencarian mereka akan Tuhan.

"Generasi Z punya pertanyaan yang belum tentu bisa dijawab generasi di belakangnya," katanya, Selasa.

PROMOTED:  Resmikan IKM di Umbulharjo, Dinas Perinkopukm Jogja Berharap IKM Naik Kelas

Acara tersebut mengajak anak-anak muda memahami relasi tubuh mereka dengan Tuhan. Ia mencontohkan persoalan syahwat. Jika syahwat seseorang tidak dikendalikan bisa merugikan orang lain.

Di sisi lain terkait dengan masalah keagamaan, otoritas kampus kata dia juga khawatir tentang semakin meredupnya nalar dalam hidup beragama. Sekarang orang-orang cenderung mengedepankan emosi dalam hal agama ketimbang nalar. "Ini peran perguruan tinggi bagaimana menalar Tuhan," kata dia.

Menurut Andalas, dipilihnya novelis Ayu Utami sebagai pembicara utama karena ziarah spiritualnya istimewa. Ayu mengungkapkan tentang spiritualisme kritis. Ia tidak meninggalkan agama apalagi Tuhan, tetapi tidak juga mendekati Tuhan secara asal-asalan. "Dia [Ayu Utami] sebagai seorang yang terpelajar dalam beragama," kata Andalas.

Rektor USD, Johanes Eka Priyatma, mengatakan kuliah umum ini merupakan pembelajaran tanggap zaman dan tidak hanya punya makna bagi siapapun yang mempelajarinya. Sebagai pembelajaran tanggap zaman, proses belajar lebih ditekankan kepada optimisme, antusiasme dan daya pikir kritis. "Prosesnya tidak sekadar teknis manajerial," ungkap dia. (Rahmat Jiwandono)

Advertisement

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Profil Howard Timotius Palar, Petinggi Indomaret yang Meninggal Tertabrak Truk

News
| Kamis, 06 Oktober 2022, 23:07 WIB

Advertisement

alt

Satu-satunya di Kabupaten Magelang, Wisata Arung Jeram Kali Elo Terus Dikembangkan

Wisata
| Kamis, 06 Oktober 2022, 07:17 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement