5 Orang Masuk RS Setelah Tertimpa Pohon Sonokeling di Jalan Wates Km. 4

Aparat dibantu warga saat mengevakusi pohon mahoni yang tumbang di Jalan Wates Km. 4, Somodaran, Desa Banyuraden, Kecamatan Gamping, Sleman, Rabu (5/2/2020) pukul 22.30 WIB. - Istimewa/Polsek Gamping
06 Februari 2020 19:27 WIB Hafit Yudi Suprobo Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN—Sebatang pohon sonokeling berdiameter 60 sentimeter dan tinggi 10 meter yang berada di Jalan Wates Km. 4, Somodaran, Desa Banyuraden, Kecamatan Gamping, Sleman, tumbang, Rabu (5/2/2020) sekitar pukul 22.30 WIB. Akibatnya, lima orang mengalami luka-luka dan kendaraan milik dua orang warga rusak.

Kanitreskrim Polsek Gamping Iptu Tito Satria Perdana mengatakan korban yang mengalami luka langsung dilarikan ke Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Gamping. “Beruntungnya, tidak ada korban jiwa," ujar Iptu Tito, Kamis (6/1/2020).

Dari kelima korban luka, imbuh dia, satu di antaranya, yakni Isroni Silvia Sujarman, 26, warga Sidoarum, Kecamatan Godean, Sleman, mengalami pendarahan pada organ intimnya. "Padahal korban dalam kondisi hamil sekitar lima bulan. Dia lalu dirawat di RS PKU Muhamadiyah Gamping kemudian dirujuk di RS PKU Muhammadiyah Jogja," ucap dia.

Berdasarkan keterangan saksi, tumbangnya pohon berawal ketika seorang pedagang bakmi bernama Hilman, 33, warga Pucung, Kecamatan Girisubo, Kabupaten Gunungkidul mendengar suara keras. Saat diperiksa, ternyata sebuah pohon sonokeling setinggi 10 meter sudah tumbang ke arah utara dan menimpa beberapa orang yang ada di bawahnya. Tak hanya itu, akses Jalan Wates dari arah barat maupun arah timur pun tertutup oleh batang pohon itu.

Saat kejadian, imbuh Iptu Tito, cuaca sedang cerah dan tak ada hujan angin. Itulah sebabnya, tumbangnya pohon itu diduga akibat akar pohon yang rapuh.

Dia menjelaskan pohon tumbang tersebut berada di sebelah selatan traffic light dari arah timur simpang empat Pelemgurih. Saat tumbang, lampu tengah menyala merah sehingga para korban sebagian besar merupakan pengendara yang berhenti. "Pohon berhasil dievakuasi satu jam kemudian oleh sukarelawan Tim Reaksi Cepat (TRC) Gamping, TRC BPBD Sleman, dan aparat Polsek Gamping dengan menggunakan empat unit chainsaw [gergaji mesin]," ujar dia.