Faskes Gunungkidul Masih Kekurangan Dokter Spesialis
Dinkes Gunungkidul mengakui jumlah dokter spesialis masih kurang. Dari 11 lowongan CPNS, hanya satu formasi yang terisi.
Tim dari Administrasi Pembangunan Setda Gunungkidul saat menggelar inspeksi mendadak (sidak) melihat hasil revitalisasi Bangsal Sewokoprojo, Rabu (5/2/2020)/Harian Jogja-David Kurniawan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Kepala Bagian Administrasi Pembangunan Setda Gunungkidul, Hermawan Yustianto, memastikan masih memberikan waktu kepada rekanan untuk memperbaiki hasil pekerjaan dalam revitalisasi Bangsal Sewokoprojo. Diharapkan pengerjaan tidak asal-asalan sehingga program bisa sesuai dengan target yang direncanakan.
“Sudah ada rekomendasi yang kami berikan. Intinya kami minta agar ada perbaikan lagi karena hasilnya belum memuaskan,” kata Yus saat dihubungi, Senin (10/2/2020).
Menurut dia, untuk pengawasan Tim Administrasi Pembangunan menggandeng Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPUPRKP) Gunungkidul selaku organisasi perangkat daerah (OPD) teknis yang menangani infrastruktur. Diharapkan dengan pengawasan ini maka diketahui item apa saja yang perlu diganti selama pemeliharaan untuk program revitalisasi Bangsal Sewokoprojo. “Kami terus mengawasi. Untuk rekanan, saat rekomendasi turun bisa langsung memperbaiki. Tapi ingat, jangan hanya asal memperbaiki, dari sisi kualitas juga harus diperhatikan,” katanya.
Mantan Sekretaris Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) Gunungkidul ini menuturkan rekanan yang mengerjakan bisa melaksanakan perbaikan sesuai dengan rekomendasi yang disusun. “Pengawasan kami lakukan agar hasilnya bisa maksimal,” katanya.
Disinggung mengenai rekomendasi perbaikan, Yus mengatakan ada beberapa hal yang perlu diperbaiki mulai dari pengecatan hingga susunan plafon atap yang terbuat dari kayu harus dirapikan. “Pengerjaan sebelumnya tidak rapi. Jadi kami minta diperbaiki lagi meski dari sisi program sudah selesai di akhir tahun lalu,” kata Yus.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dinkes Gunungkidul mengakui jumlah dokter spesialis masih kurang. Dari 11 lowongan CPNS, hanya satu formasi yang terisi.
Jadwal lengkap KRL Solo–Jogja 25 September 2026 dari Palur hingga Tugu. Simak jam keberangkatan terbaru dan imbauan KAI.
Harga mobil baru di AS mencapai sekitar US$50.000. Survei Cox Automotive menunjukkan 69% konsumen Gen Z mempertimbangkan merek China.
Bentley Torcal resmi debut sebagai mobil listrik pertama Bentley. SUV ini punya tenaga 888 PS, baterai 113,2 kWh, dan jarak tempuh hingga 600 km.
Pemkab Kulonprogo menguji pembayaran retribusi berbasis MPOS di wisata, pasar, dan parkir. Sistem ditargetkan siap diterapkan lebih luas pada 2027.
Mematikan mesin saat mengisi BBM di SPBU merupakan langkah keselamatan untuk mengurangi sumber penyalaan. Simak alasan dan aturan lainnya.