Pemkab Gunungkidul Kaji Investasi Sekolah Berasrama Rp44,2 Miliar
Pemkab Gunungkidul menawarkan peluang investasi pabrik obat herbal senilai Rp89,8 miliar dan sekolah berasrama Rp44,2 miliar.
Tim dari Administrasi Pembangunan Setda Gunungkidul saat menggelar inspeksi mendadak (sidak) melihat hasil revitalisasi Bangsal Sewokoprojo, Rabu (5/2/2020)/Harian Jogja-David Kurniawan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Kepala Bagian Administrasi Pembangunan Setda Gunungkidul, Hermawan Yustianto, memastikan masih memberikan waktu kepada rekanan untuk memperbaiki hasil pekerjaan dalam revitalisasi Bangsal Sewokoprojo. Diharapkan pengerjaan tidak asal-asalan sehingga program bisa sesuai dengan target yang direncanakan.
“Sudah ada rekomendasi yang kami berikan. Intinya kami minta agar ada perbaikan lagi karena hasilnya belum memuaskan,” kata Yus saat dihubungi, Senin (10/2/2020).
Menurut dia, untuk pengawasan Tim Administrasi Pembangunan menggandeng Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPUPRKP) Gunungkidul selaku organisasi perangkat daerah (OPD) teknis yang menangani infrastruktur. Diharapkan dengan pengawasan ini maka diketahui item apa saja yang perlu diganti selama pemeliharaan untuk program revitalisasi Bangsal Sewokoprojo. “Kami terus mengawasi. Untuk rekanan, saat rekomendasi turun bisa langsung memperbaiki. Tapi ingat, jangan hanya asal memperbaiki, dari sisi kualitas juga harus diperhatikan,” katanya.
Mantan Sekretaris Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) Gunungkidul ini menuturkan rekanan yang mengerjakan bisa melaksanakan perbaikan sesuai dengan rekomendasi yang disusun. “Pengawasan kami lakukan agar hasilnya bisa maksimal,” katanya.
Disinggung mengenai rekomendasi perbaikan, Yus mengatakan ada beberapa hal yang perlu diperbaiki mulai dari pengecatan hingga susunan plafon atap yang terbuat dari kayu harus dirapikan. “Pengerjaan sebelumnya tidak rapi. Jadi kami minta diperbaiki lagi meski dari sisi program sudah selesai di akhir tahun lalu,” kata Yus.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Gunungkidul menawarkan peluang investasi pabrik obat herbal senilai Rp89,8 miliar dan sekolah berasrama Rp44,2 miliar.
Presiden Prabowo menerima rekomendasi DEN terkait usulan MSCI mengubah klasifikasi pasar modal Indonesia dari emerging market ke standalone market.
Erik ten Hag mengungkap alasan Cristiano Ronaldo kesulitan di MU pada 2022/2023. Ia menyoroti kebugaran dan persiapan sang megabintang.
KDK Kaliagung di Kulonprogo memberdayakan penyandang disabilitas lewat usaha keripik tempe benguk dan peternakan. Sebanyak 40 orang telah terlibat.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Rabu, 21 Oktober 2026, tersedia 10 perjalanan dari dua arah. Cek jam keberangkatan lengkapnya.
Jadwal Bus KSPN Malioboro-Parangtritis Rabu, 21 Oktober 2026, tersedia enam keberangkatan setiap arah dengan tarif Rp12.000.