Tak Hanya di Tepus, Serangan Hewan Liar Tewaskan Ternak di Saptosari
Tiga kambing di Jetis, Saptosari, Gunungkidul, ditemukan mati dengan bekas gigitan. Warga diimbau memindahkan kandang dekat rumah.
Tim dari Administrasi Pembangunan Setda Gunungkidul saat menggelar inspeksi mendadak (sidak) melihat hasil revitalisasi Bangsal Sewokoprojo, Rabu (5/2/2020)/Harian Jogja-David Kurniawan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Kepala Bagian Administrasi Pembangunan Setda Gunungkidul, Hermawan Yustianto, memastikan masih memberikan waktu kepada rekanan untuk memperbaiki hasil pekerjaan dalam revitalisasi Bangsal Sewokoprojo. Diharapkan pengerjaan tidak asal-asalan sehingga program bisa sesuai dengan target yang direncanakan.
“Sudah ada rekomendasi yang kami berikan. Intinya kami minta agar ada perbaikan lagi karena hasilnya belum memuaskan,” kata Yus saat dihubungi, Senin (10/2/2020).
Menurut dia, untuk pengawasan Tim Administrasi Pembangunan menggandeng Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPUPRKP) Gunungkidul selaku organisasi perangkat daerah (OPD) teknis yang menangani infrastruktur. Diharapkan dengan pengawasan ini maka diketahui item apa saja yang perlu diganti selama pemeliharaan untuk program revitalisasi Bangsal Sewokoprojo. “Kami terus mengawasi. Untuk rekanan, saat rekomendasi turun bisa langsung memperbaiki. Tapi ingat, jangan hanya asal memperbaiki, dari sisi kualitas juga harus diperhatikan,” katanya.
Mantan Sekretaris Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) Gunungkidul ini menuturkan rekanan yang mengerjakan bisa melaksanakan perbaikan sesuai dengan rekomendasi yang disusun. “Pengawasan kami lakukan agar hasilnya bisa maksimal,” katanya.
Disinggung mengenai rekomendasi perbaikan, Yus mengatakan ada beberapa hal yang perlu diperbaiki mulai dari pengecatan hingga susunan plafon atap yang terbuat dari kayu harus dirapikan. “Pengerjaan sebelumnya tidak rapi. Jadi kami minta diperbaiki lagi meski dari sisi program sudah selesai di akhir tahun lalu,” kata Yus.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Tiga kambing di Jetis, Saptosari, Gunungkidul, ditemukan mati dengan bekas gigitan. Warga diimbau memindahkan kandang dekat rumah.
Cek jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Senin, 12 Oktober 2026. Tersedia 10 perjalanan dari Stasiun Yogyakarta dan Kutoarjo.
Jadwal KA Bandara YIA Senin, 12 Oktober 2026 tersedia 24 perjalanan reguler. Cek jam keberangkatan dari Jogja, Wates, dan YIA.
Kader Gerindra Sleman menggelar Gerakan Indonesia Asri di Tlogo Putri, Kaliurang, dengan menanam pohon, menebar benih ikan, dan membagikan sembako.
Jadwal KRL Solo-Jogja Senin, 12 Oktober 2026 tersedia dalam 12 perjalanan dari Palur. Simak jam keberangkatan di setiap stasiun.
Jadwal KRL Jogja-Solo Senin, 12 Oktober 2026 tersedia dalam 15 perjalanan. Simak jam keberangkatan dan tarif tiket Rp8.000.