Tekan Kasus Bunuh Diri, Gunungkidul Jadi Pilot Project PPKH
Gunungkidul menjadi percontohan nasional PPKH dengan penguatan layanan kesehatan jiwa, dukungan keluarga, pendidikan, dan olahraga.
Tim dari Administrasi Pembangunan Setda Gunungkidul saat menggelar inspeksi mendadak (sidak) melihat hasil revitalisasi Bangsal Sewokoprojo, Rabu (5/2/2020)/Harian Jogja-David Kurniawan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Kepala Bagian Administrasi Pembangunan Setda Gunungkidul, Hermawan Yustianto, memastikan masih memberikan waktu kepada rekanan untuk memperbaiki hasil pekerjaan dalam revitalisasi Bangsal Sewokoprojo. Diharapkan pengerjaan tidak asal-asalan sehingga program bisa sesuai dengan target yang direncanakan.
“Sudah ada rekomendasi yang kami berikan. Intinya kami minta agar ada perbaikan lagi karena hasilnya belum memuaskan,” kata Yus saat dihubungi, Senin (10/2/2020).
Menurut dia, untuk pengawasan Tim Administrasi Pembangunan menggandeng Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPUPRKP) Gunungkidul selaku organisasi perangkat daerah (OPD) teknis yang menangani infrastruktur. Diharapkan dengan pengawasan ini maka diketahui item apa saja yang perlu diganti selama pemeliharaan untuk program revitalisasi Bangsal Sewokoprojo. “Kami terus mengawasi. Untuk rekanan, saat rekomendasi turun bisa langsung memperbaiki. Tapi ingat, jangan hanya asal memperbaiki, dari sisi kualitas juga harus diperhatikan,” katanya.
Mantan Sekretaris Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) Gunungkidul ini menuturkan rekanan yang mengerjakan bisa melaksanakan perbaikan sesuai dengan rekomendasi yang disusun. “Pengawasan kami lakukan agar hasilnya bisa maksimal,” katanya.
Disinggung mengenai rekomendasi perbaikan, Yus mengatakan ada beberapa hal yang perlu diperbaiki mulai dari pengecatan hingga susunan plafon atap yang terbuat dari kayu harus dirapikan. “Pengerjaan sebelumnya tidak rapi. Jadi kami minta diperbaiki lagi meski dari sisi program sudah selesai di akhir tahun lalu,” kata Yus.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Gunungkidul menjadi percontohan nasional PPKH dengan penguatan layanan kesehatan jiwa, dukungan keluarga, pendidikan, dan olahraga.
Pemerintah menyiapkan stimulus Rp722 miliar untuk diskon tiket pesawat Nataru 2026/2027. Simak periode perjalanan dan cara mengecek harganya.
Harga RAM DDR5 di Jepang melonjak tajam. Kit Corsair 128 GB mencapai Rp59,2 juta, sedangkan RAM 32 GB menembus Rp16 juta.
Program pendampingan berkelanjutan ini berfokus pada perbaikan teknik pengemasan produk, pengolahan limbah hasil perikanan, serta percepatan pengurusan legalita
Kegiatan ini mengusung semangat peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan melalui aktivitas fisik, pemeriksaan kesehatan sederhana,
Polri melarang seluruh personel menggunakan vape di dalam maupun luar lingkungan kerja. Kebijakan berlaku sejak 30 Oktober 2026.