Jelang Jatuh Tempo, PBB Gunungkidul Baru Terkumpul Rp21,7 Miliar
PBB-P2 Gunungkidul mencapai Rp21,7 miliar menjelang jatuh tempo 30 September 2026. Wajib pajak diminta segera membayar agar terhindar denda.
Ketua HNSI Gunungkidul, Rujimanto/Harian Jogja-David Kurniawan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Gunungkidul, Rujimanto, menilai potensi laut di kawasan pesisir DIY masih sangat melimpah. Pasalnya, potensi yang dimiliki tidak hanya sebatas di sektor kepariwisataan, tetapi kekayaan hayati yang terkandung di laut juga dapat dimaksimalkan untuk kesejahteraan masyarakat, khususnya para nelayan.
Sayangnya, potensi ini belum dimaksimalkan oleh para nelayan. Menurut dia, ada faktor yang membuat keanekaragaman hayati belum dapat digarap dengan baik. Salah satu faktornya tak lepas dari semangat melaut nelayan di Gunungkidul. “Semangat ini masih butuh ditingkatkan. Ingat, nenek moyang orang Gunungkidul bukan pelaut, tapi petani. Jadi, agar semangat melaut bisa tertanam harus ada perhatian dari pemerintah,” katanya saat ditemui Harian Jogja, Rabu (12/2/2020).
Menurut dia, pendampingan dari pemerintah sangat penting agar nelayan bisa terus bersemangat. Bentuk perhatian bisa dilakukan dengan berbagai cara mulai dari pelatihan untuk meningkatkan kemahiran saat melaut hingga bantuan alat tangkap.
Menurut Rujimanto, bantuan alat tangkap ini sangat penting karena berdampak pada hasil produksi. “Ingat nelayan juga ada target untuk memenuhi hasil tangkapan ikan dari pemerintah. Jadi, semua harus bisa bersinergi agar potensi kelautan dapat dimaksimalkan untuk kesejahteraan masyarakat,” katanya.
Selain itu, yang tak kalah penting pemerintah harus memberikan kepastian kepada para nelayan terkait dengan bahan bakar minyak untuk melaut. “Stok BBM ini harus dijaga sehingga nelayan mendapatkan kepastian berkaitan dengan BBM. Buat apa pendampingan hingga bantuan alat kalau bahan bakar melaut tidak ada sehingga nelayan tak bisa melaut,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PBB-P2 Gunungkidul mencapai Rp21,7 miliar menjelang jatuh tempo 30 September 2026. Wajib pajak diminta segera membayar agar terhindar denda.
Jadwal KSPN Jogja ke Gunungkidul Senin 29 September 2026 tersedia untuk rute Obelix Sea View dan Pantai Drini.
Kemenkop menjelaskan alasan manajer Kopdes Merah Putih tak selalu ditempatkan sesuai domisili dan mekanisme penempatannya.
Kejurda Esports DIY 2026 diikuti 209 atlet dan menjadi ajang penjaringan bibit untuk Porda 2027 serta PON 2028.
Jadwal DAMRI YIA-Jogja Selasa 29 September 2026 tersedia untuk lima rute. Cek jam keberangkatan dan tarif promo Rp50.000.
Jadwal KRL Solo-Jogja Selasa 29 September 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur. Simak jam keberangkatan dan kedatangan di setiap stasiun.