Bangun Pasar Munggi, Pemkab Minta Bantuan Pusat

Aktivitas perdagangan di kawasan Pasar Munggi, Desa Semanu, Kecamatan Semanu, seperti terlihat Minggu (9/2/2020). - Harian Jogja/David Kurniawan
12 Februari 2020 19:12 WIB David Kurniawan Gunungkidul Share :

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Gunungkidul berencana merehabilitasi Pasar Munggi di Desa Semanu, Kecamatan Semanu. Untuk tahap awal, Pembangunan membutuhkan anggaran Rp12 miliar.

Kabid Pasar Disperindag Gunungkidul, Ari Setiawan, mengatakan jajarannya merencanakan pembangunan Pasar Munggi sejak tahun lalu. Untuk pembangunan terbagi dua yakni zona timur dan barat. Hanya, prosesnya baru direncanakan untuk sisi barat. “Untuk pembangunan pasar sisi barat membutuhkan anggaran hingga Rp12 miliar,” kata Ari kepada Harian Jogja, Rabu (12/2/2020).

Untuk rencana pembangunan Disperindag sudah mengajukan anggaran tugas pembantuan (TP) Rp6,9 miliar ke Kementerian Perdagangan. Namun hingga saat ini belum ada kepastian apakah pengajuan disetujui atau tidak. “Kami masih mencoba konfirmasi ke Pusat apakah mendapat dana TP atau tidak,” katanya.

Menurut Ari, pengajuan dana TP hanya bagian untuk pembiayaan pembangunan. Pasalnya, besaran anggaran yang diajukan tidak mencukupi untuk membangun secara keseluruhan. Oleh karena itu, Disperindag menyiapkan skema lain yakni dengan mengakses dana alokasi khusus (DAK) atau melalui pembiayaan APBD. “Semua peluang kami coba, tapi untuk tahun ini hanya dana TP yang disiapkan. Untuk DAK atau dana APBD kemungkinan baru tahun depan,” katanya.

Kepala Disperindag Gunungkidul, Johan Eko Sudarto, menyatakan jajarannya masih menuggu kepastian dana TP dari Kementerian Perdagangan untuk pembangunan Pasar Munggi. “Mudah-mudahan kami mendapatkan dana TP agar pembangunan Pasar Munggi bisa dilaksanakan tahun ini,” kata Johan.